Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama: Ngisap Ganja Tak Lebih Bahaya dari Nenggak Miras

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2014 06:19 6:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2014 06:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan menghisap rokok ganja tidaklah lebih berbahaya dari menenggak minuman keras, meskipun disebutnya kebiasaan itu buruk.

Hal itu dikatakannya kepada majalah The New Yorker dalam wawancara yang akan diterbitkan hari Ahad 27 Januari, lansir AFP Senin (20/1/2014).

“Sebagaimana tercatat dengan baik, Saya menghisap mariyuana ketika anak-anak dan saya memandangnya sebagai kebiasaan jelek dan sebuah keburukan, tidak berbeda jauh dari rokok yang saya hisap saat masih muda hingga sebagian besar masa dewasa saya,” kata Obama, yang bulan September silam mengaku sudah tidak merokok selama 6 tahun karena takut pada istrinya.

“Menurut saya [menghisap ganja] itu tidak lebih berbahaya dibanding alkohol,” ujarnya.

Obama menambahkan bahwa dia sudah mengatakan kepada kedua putrinya Sasha dan Malia bahwa hal itu “buruk, menghabiskan waktu dan sangat tidak sehat.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya dengan majalah terkemuka itu, Obama mengatakan bahwa pemuda miskin dari kalangan minoritas lebih banyak yang masuk penjara karena kasus ganja dibanding pemuda dari keluarga kaya.

“Dan anak-anak Afrika-Amerika dan anak-anak Latin kebanyakan miskin dan kurang memiliki kemampuan dan dukungan untuk menghindari hukuman berat,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, para pemuda yang tertangkap karena kasus narkoba dan minuman keras sebagian bisa dibebaskan dari kurungan dengan uang jaminan.

Menurut Obama dalam masyarakat seharusnya tidak terjadi di mana banyak orang melakukan pelanggaran tetapi hanya orang-orang tertentu yang dikenai hukuman.

Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden AS itu menyambut baik legalisasi mariyuana di negara bagian Colorado dan Washington baru-baru ini. Dia menyebutnya legalisasi itu sebagai “eksperimen” yang menantang.

Meskipun demikian Obama berkata, “Orang-orang yang berpendapat bahwa legalisasi mariyuana merupakan obat dan itu dapat menyelesaikan semua masalah sosial, menurut saya pernyataan tersebut terlalu berlebihan.”

Dan Obama tidak mau legalisasi narkoba itu dilakukan di tingkat federal.

Colorado dan Washington menciptakan pasar rekreasional untuk mariyuana. Pemerintah setempat akan mengawasi pembudidayaan, distribusi dan pemasaran atas ganja yang dipakai orang untuk kebutuhan rekreasi atau senang-senang.

Sementara toko-toko di Washington baru boleh menjual mariyuana dalam beberapa waktu mendatang, negara bagian Colorado sudah memberlakukan efektif legalisasi ganja sejak 1 Januari lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Acara Televisi ‘Israel’: Ingin Boikot ‘Israel’ Berhenti, Hentikan Penjajahan
Tulisan selanjutnya Pemakaman Sharon Diganggu, Zionis Bunuh Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?