Hidayatullah.com—Serangan udara Zionis Yahudi pada hari Rabu (22/1/2014) menewaskan dua orang warga Palestina di utara Jalur Gaza, lansir kantor berita Maan.
Para saksi mengatakan, pesawat tempur Zionis menembakkan sebuah misil ke arah sebuah mobil di Bait Hanoun yang ditumpangi oleh Ahmad Zaanin (21) da Mahmoud Zaanin (23). Keduanya meninggal dunia akibat serangan itu dan mayatnya dibawa ke rumah sakit dengan ambulan.
Militer Zionis menyebut Ahmad sebagai pelaku teror yang tergabung dalam Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina dan terlibat dalam serangan ke Israel belum lama ini, serta berencana melancarkan serangan selanjutnya dalam beberapa hari mendatang.
Zionis Yahudi menuding Ahmad Zaanin mengatur serangan roket yang mendarat di Israel saat prosesi pemakaman mantan perdana menteri Zionis Ariel Sharon berlangsung pada 15 Januari lalu.
Dalam pernyataannya militer Zionis mengatakan bahwa tentara Israel IDF berhak untuk melindungi rakyat sipil dari serangan mematikan dan “teroris seperti Zaanin.”
Sayap militer Jihad Islam dalam pernyataannya mengatakan bahwa kedua pria Palestina itu adalah anggotanya.
Hari Selasa (21/1/2014) Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu mengancam akan memberikan Hamas pelajaran, apabila serangan ke wilayah Israel masih terus terjadi.
“Jika Hamas dan organisasi teror lainnya melupakan pelajaran ini, mereka akan mempelajarinya lagi dengan lebih keras dan sangat segera,” ancam Netanyahu.*