Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Mati Dengan Kalimat Tauhid “Laa Ilaaha Illallah”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2021 09:28 9:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2021 09:29
Bagikan
Kalimat Tauhid - لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهَ
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

AKU termangu di tengah terik yang menyengat, seterik persaudaraan kita yang sedang dicabik-cabik. Hatiku menggigil mengingat Al-Qur’an surat Ali Imran yang setiap Jum’at dibacakan ayatnya. Sungguh, tidaklah perintah itu akan tertunaikan dengan sempurna, kecuali dengan mengingat ayat yang mengikutinya.

Mari sejenak kita sirami hati kita yang mendidih dengan ayat Allah ‘Azza wa Jalla:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali mati melainkan kamu dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran, 3: 102).

Apa pesan Allah Ta’ala di sini? Di ujungnya adalah pesan yang sangat kuat: “janganlah sekali-kali mati melainkan kamu dalam keadaan beragama Islam”; menjadi muslim yang sungguh-sungguh muslim, menjadi orang beriman yang benar-benar mengimani Allah dan rasul-Nya beserta segala yang diperintahkan-Nya untuk kita imani.

Bukalah hati nuranimu, tengoklah bahwa yang harus engkau perjuangkan bukan hanya bagaimana caranya agar dirimu secara pribadi yang mati dalam keadaan Islam, tetapi semua yang hari ini masih memiliki iman walau hanya setipis hembusan angin di pagi hari termasuk dalam cakupan إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ (kecuali kamu sekalian dalam keadaan sebagai muslim).

Masih adakah airmata yang tersisa? Gunakanlah ia untuk menangisi ummat ini, yang di negeri kita semakin hari semakin tergerus prosentasenya. Ini menandakan semakin banyaknya orang-orang yang berkemungkinan mati dalam keadaan keluar dari Islam. Padahal bukankah kita semua dituntut untuk menjaga diri kita beserta keluarga kita dari siksa api Neraka?

Masih adakah airmata yang menggenang di pelupuk mata? Gunakanlah ia untuk menangisi pertikaian demi pertikaian. Padahal tidaklah mungkin kita menjaga ummat ini agar bergerak menjadi kekuatan yang jiwanya adalah لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهَ dan ujungnya adalah لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهَ, kecuali dengan mengikuti perintah Allah Ta’ala yang mengikuti perintah-Nya agar tidak mati, kecuali dalam keadaan sebagai muslim.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

“Dan berpegang-teguhlah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran, 3: 103).

Kejadian demi kejadian yang memilukan dan mencabik-cabik hati nurani ini, bukanlah kebetulan. Tidak. Sekali-kali tidak. Pasti ada yang memiliki kepentingan sangat besar di balik berbagai peristiwa yang secara terus menerus membenturkan antara kita dengan kita sendiri. Mengadu domba dan mempreteli –untuk tidak mengatakan membinasakan—kumpulan-kumpulan kaum muslimin ini satu per satu. Dan aku tidak mengingat kelompok, gerakan atau perancang besar di baliknya, kecuali dua saja, yakni Belanda saat menjajah kita serta PKI.

Terkhusus terhadap Banser, ada luka sejarah yang sangat dalam pada orang-orang PKI karena pada masa dulu, Banser inilah yang terdepan dalam melawan dan memusnahkan PKI. Maka kalau hari ini ada saudara-saudara kita dari Banser yang terjerumus amat sangat jauh dalam kerusakan, aku sungguh merasa khawatir jangan-jangan ini terjadi karena satu di antara dua hal.

Pertama, mereka taat kepada pimpinan yang rusak. Indikasinya adalah, Banser pernah mengeluarkan fatwa sendiri. Ini adab yang sangat buruk kepada ulama karena Banser tidak memiliki kewenangan untuk itu. Kedua, dan ini yang paling mendasar, di antara mereka ada yang telah keluar sangat jauh dari para ulama yang sungguh-sungguh ulama di tubuh NU. Maka jalan yang harus ditempuh adalah kembali duduk bersimpuh, mengaji dengan tawajjuh, mengkaji dengan menjaga adab dan tidak membiarkan dirinya dalam kemaksiatan semisal joged bersama.

Aku merasa sangat merinding kalau-kalau perasaan ini benar, bahwa ada skenario besar yang sedang berjalan sehingga kekuatan ummat ini akan rontok satu per satu. Dan tidak ada jalan untuk rontoknya kekuatan ini kecuali melalui perpecahan, salah satunya ketika belah bambu dan adu domba itu kita ikuti alurnya.

Kita memohon kekuatan dan perlindungan kepada Allah ‘Azza wa Jalla semoga Allah Ta’ala selamatkan bangsa ini, selamatkan ummat ini. Dan kita dimudahkan Mati Dengan Kalimat Tauhid “Laa Ilaaha Illallah” *

Diambil dari FB: Mohammad Fauzil Adhim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bendera tauhidkalimat TauhidLaa Ilaha Illallahلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهَ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya muhammadiyah Palestina Lomba Artikel BPIP, Timbulkan Polemik, Ketua PP Muhammadiyah: Tema Korupsi dan Kerusakan Moral Jauh Lebih Penting
Tulisan selanjutnya banjir laut hitam Banjir di Wilayah Laut Hitam Turki Menyebabkan Korban Jiwa Sebanyak 59 Warga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?