Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Pengirim Paket Bom ke Sejumlah Tokoh Pengkritik Trump Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2018 11:27 11:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Oktober 2018 11:27
Bagikan
Cesar Sayoc.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria berusia 56 tahun telah ditangkap di Florida berkaitan dengan paket berisi bom yang dikirimkan ke sejumlah tokoh terkemuka di Amerika Serikat yang mengkritik Presiden Donald Trump.

Para pejabat AS menyebut nama pelaku sebagai Cesar Sayoc. Dia dijerat lima tuduhan, termasuk mengirimkan paket berisi bahan peledak dan mengancam keselamatan mantan-mantan presiden AS, lapor BBC Jumat (26/10/2018).

Empat belas paket telah dikirim ke sejumlah alamat orang-orang terkemuka di AS dalam kurun beberapa hari terakhir, termasuk ke alamat bekas presiden Barack Obama dan aktor Robert de Niro.

Dua paket bom ditemukan di Florida dan New York City hari Jumat pagi. Setelah itu, dua paket lainnya ditemukan di California.

Miliarder dan penyandang dana Partai Demokrat Tom Steyer mengatakan bahwa satu paket dikirimkan ke alamatnya, tetapi berhasil dicegat di fasilitas pemrosesan surat di Burlingame, dan satu paket lainnya dialamatkan ke senator Demokrat Kamala Harris di Sacramento.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peristiwa ini terjadi hanya kurang dari dua pekan sebelum Amerika Serikat menggelar pemilu paruh waktu, di mana perpolitikan di negara itu sangat terpolarisasi.

Laporan berbagai media menyebutkan Sayoc ditangkap di sebuah toko suku cadang kendaraan bermotor di kota Plantation, Florida.

Direktur FBI Christopher Wray mengungkapkan bahwa pria itu ditangkap setelah sidik jarinya ditemukan di salah satu paket.

Departemen Kemahkiman AS mengatakan tersangka terancam penjara hingga 48 tahun.

Institutsi-institusi penegakan hukum AS mengatakan Sayoc tinggal di Aventura, Florida. Dia dikabarkan memiliki kaitan dengan New York dan terdaftar sebagai pendukung Partai Republik.

Pada tahun 2002 dia ditangkap karena membuat ancaman serangan bom di Miami-Dace County dan dihukum satu tahun percobaan.

Sebelumnya pada tahun 1991 Sayoc memiliki catatan kejahatan di Broward County. Dia pernah ditangkap dengan tuduhan pencurian ketika berusia 29 tahun. Dia juga pernah menghadapi gugatan penipuan dan pemukulan.

Catatan pengadilan menunjukkan Sayoc pernah mengajukan pailit pada tahun 2012 ketika tinggal di rumah ibunya. Dalam catatan itu tertulis, “tinggal di rumah ibu, tidak memiliki perabot rumah.”

Di tahun 1980 Sayoc sempat kuliah tiga semester di Brevard College di North Carolina, tetapi tidak menuntaskan pendidikannya, kata jubir sekolah itu kepada BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Temuan Baru, ‘Kamp Rahasia’  Penjara Muslim Uighur di China [3]
Tulisan selanjutnya Facebook Hapus Akun Palsu Asal Iran yang Menarik Jutaan Pengikut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?