Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pesawat Lion Air Sudah Bermasalah di Bali Sebelum Jatuh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2018 05:46 5:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2018 05:46
Bagikan
Serpihan pesawat Lion Air JT610 ditemukan Basarnas di Laut Jawa setelah pesawat itu jatuh pada Senin (29/10/2018) pagi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya Lion Air JT610 maupun puing-puing pesawat serta perlengkapan korban terus dilakukan.

Kabasarnas Marsdya TNI Syaugi telah memerintahkan untuk terus melaksanakan operasi SAR selama 24 jam.

Sementara itu, kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dikirim ke RS Polri, jumlahnya terus bertambah. RS Polri berjaga selama 24 jam menunggu kiriman kantong jenazah.

Hingga semalam, sudah 24 kantong jenazah yang dikirimkan, kata Kepala RS Polri dr Musyafak dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018).

Baca: Sebelum Jatuh, Pilot Lion Air Sampaikan Permasalahan Flight Control

Pihak maskapai secara terpisah juga mengonfirmasi hal tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan informasi per 29 Oktober 2018 bahwa telah menerima konfirmasi dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) yaitu 24 kantong jenazah,” rilis Lion Air pada Selasa (30/10/2018) pagi diperoleh hidayatullah.com.

Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru dan pesawat Lion Air JT 610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10/2018) di perairan Karawang, Jawa Barat akan terus dilakukan.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian tersebut dan Lion Air akan terus berkoordinasi bersama semua pihak untuk mempercepat kepastian infomasi terkait dengan keadaan penumpang dan awak pesawat. Kiranya kepada keluarga penumpang beserta awak pesawat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini serta kepada para petugas SAR diberikan kelancaran dan kemudahan,” sebut Lion Air.

Baca: BMKG: Cuaca Sepanjang Rute Penerbangan Lion Air Terpantau Baik

Sehubungan dengan penanganan kecelakaan penerbangan JT 610, Lion Air sudah menerbangkan keluarga penumpang JT 610 terdiri 166 orang yang berasal dari Pangkalpinang, Bangka, serta tiga orang dari Medan, Sumatera Utara.

“Saat ini dari pihak keluarga penumpang sudah berada di Jakarta dimana disiapkan fasilitas akomodasi (penginapan) serta pusat informasi di hotel Ibis daerah Cawang, Jakarta Timur, agar memudahkan mobilitas ke posko Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma,” sebutnya.

“Kita all out, kami mengerahkan segala daya upaya untuk mencari dimana posisi pesawat,” tegas Kabasarnas melalui Direktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryoaji saat konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas kemarin pukul 17.00 WIB.

Untuk peralatan, Basarnas mengerahkan peralatan deteksi bawah laut seperti Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) dan Multybeem Echhosounder yang diharapkan dapat menemukan bangkai pesawat di dasar laut berkedalaman 30 – 35 meter itu.

Baca: Pencarian Korban Jatuhnya Lion Air Terus Dilanjutkan

Selain itu, Basarnas juga mengerahkan emmergency light untuk penerangan di kapal-kapal yang melaksanakan pencarian.

Diketahui, pesawat pesawat Boeing 737 MAX 8 itu sebelum jatuh sudah sempat bermasalah.

“Pada pukul 06.22 WIB, pilot menghubungi Jakarta Control dan menyampaikan permasalahan flight control saat terbang di ketinggian 1.700 ft dan meminta naik ke ketinggian 5.000 ft. Jakarta Control mengizinkan pesawat naik ke 5.000 ft,” Kabag Pelayanan investigasi dan kerjasama KNKT Irdriantono menjelaskan kepada hidayatullah.com dalam rilisnya kemarin.

Bahkan diketahui pesawat yang masih baru itu sudah mengalami masalah pada penerbangan sebelumnya.

Lion Air mengakui pesawat bernomor PK-LQP yang jatuh saat terbang di rute Jakarta-Pangkalpinang sempat bermasalah pada malam sebelumnya di Denpasar, Bali. Penumpang Lion Air yang naik pesawat dari Denpasar menceritakan masalah teknis tersebut.

Baca: Basarnas: Lion Air JT610 Tak Pancarkan Sinyal Distress Saat Jatuh

Lion Air memberikan penjelasan mengenai kondisi pesawat Boeing 737 Max 8 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut sempat dilaporkan mengalami kendala teknis, namun persoalan itu sudah diatasi sesuai dengan prosedur.

Sebelum jatuh itu, pesawat tersebut terakhir terbang dari Denpasar menuju Cengkareng, dalam posisi dirilis untuk terbang. Memang ada laporan mengenai masalah teknis, dan masalah teknis ini sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur maintenance yang dikeluarkan oleh pabrikan pesawat, tutur Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018).* SKR, Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BasarnasBoeing 737 MAX 8kecelakaan pesawatKNKTKomite Nasional Keselamatan TransportasiLion AirLion Air JatuhLion Air JT 610pesawat jatuhSoerjanto Tjahjono
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMKG: Cuaca Sepanjang Rute Penerbangan Lion Air Terpantau Baik
Tulisan selanjutnya Polisi Jadikan 2 Pembakar ‘Bendera Tauhid’ Tersangka Belakangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?