Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lima Menteri Al-Ikhwan Mundur dari Kabinet Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2014 12:26 12:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2014 12:25
Bagikan
Bekas perdana menteri Libya Ali Zeidan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima menteri asal Partai Keadilan dan Pembangunan dalam kabinet Libya telah meletakkan jabatan pada hari Rabu (22/1/2014) saat rapat kedua kabinet tahun 2014.

Menurut pengumuman yang dirilis sehari sebelumnya oleh Partai Keadilan dan Pembangunan, alasan pengunduran diri para menteri dari partainya itu karena pemerintah terus saja menunjukkan performa yang buruk.

Namun, anehnya para anggota Partai Keadilan dan Pembangunan yang menjabat sebagai wakil menteri tidak ikut mengundurkan diri.

Menurut keterangan salah satu pejabat Partai Keadilan dan Pembangunan, Muhammad Al-Harizi, kebijakan penarikan diri anggota partainya dari pemerintahan itu hanya dikenakan kepada para pejabat dengan posisi paling senior.

Partai Keadilan dan Pembangunan didirikan oleh para politisi Muslim berlatar belakang Al-Ikhwan Al-Muslimun di Libya. Partai ini memiliki kursi terbanyak kedua di parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tindakan penarikan sejumlah menteri oleh partai politik di Libya tersebut sepertinya merupakan salah satu upaya untuk memaksa mundur Perdana Menteri Ali Zeidan.

Beberapa bulan terakhir, Ali Zeidan terus mendapat desakan dari sebagaian anggota parlemen agar mundur dari jabatannya. Sebanyak 99 anggota parlemen telah menyatakan akan menjatuhkan mosi tidak percaya kepada Perdana Menteri Ali Zeidan.

“Zeidan gagal melaksanakan tugasnya dalam menjamin keamanan dan menyediakan listrik dan minyak,” kata Nizar Kawan, salah satu anggota terkemuka PKP di parlemen dalam pernyataannya, tanpa menyinggung kinerja kementerian perminyakan, kelistrikan dan perumahan, serta perekonomian dipegang oleh anggota partainya sendiri.

Dilansir Libya Herald, para menteri asal Partai Keadilan dan Pembangunan yang meletakkan jabatannya itu adalah menteri perminyakan dan gas Abdulbari Al-Arusi, menteri perumahan dan sarana Ali Al-Sharif, menteri pemuda dan olahraga Abdul Salam Guaila, menteri perekonomian Mustafa Abufanas, serta menteri kelistrikan Ali Muharriq.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Suriah Pesimis Konferensi Jenewa II
Tulisan selanjutnya Pemerintah Libya Memburu Stasiun TV Pro-Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?