Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Hungaria Protes “UU Budak”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2018 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2018 12:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan warga Hungaria berbondong-bondong menuju istana kepresidenan hari Jumat (21/12/2018) malam untuk memprotes undang-undang perburuhan yang baru diamandemen yang dianggap memperbudak pekerja.

Amandemen UU perburuhan disetujui oleh parlemen Hungaria pada 12 Desember dan sekarang berada di tangan Presiden Janos Ader untuk distempel.

Jumat malam demonstran bergerak menuju Kastil Buda, istana kepresidenan Ader. Dalam demonstrasi sebelumnya mereka berunjuk rasa di depan gedung parlemen dan stasiun televisi pemerintah.

“UU Budak” itu memperbolehkan majikan menyuruh pekerjanya lembur hingga 400 jam pertahun. Bandingkan dengan 250 jam dalam undang-undang sebelumnya.

“Tahun 2019 akan menjadi tahun perlawanan,” kata Anna Donath, wakil ketua partai oposisi Gerakan Momentum saat berunjuk rasa seperti dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Balazs Barany, politisi sosialis dari partai MSZP, menyeru agar Presiden Ader mengundurkan diri.

Kebanyakan pembicara dalam unjuk rasa itu berbicara soal solidaritas dan menyerukan dilakukannya mogok kerja.

Demonstrasi berakhir dalam suasana tenang sekitar pukul 11 malam, setelah peserta unjuk rasa menyanyikan lagu kebangsaan Hungaria bersama-sama.

Sebelumnya pada hari yang sama dalam wawancara dengan stasiun radio milik pemerintah, PM Orban membela amandemen undang-undang perburuhan tersebut dengan menyebutnya sebagai sesuatu “yang baik” bagi mereka “yang ingin memperoleh pendapatan lebih banyak.” Dia menjelaskan bahwa tujuan utama dari undang-undang itu adalah “menghapus regulasi yang tidak perlu sehingga pekerja yang ingin menambah penghasilannya bisa melakukannya.”

Menurut jajak pendapat yang dilakukan Publicus Institute, lebih dari dua pertiga penduduk Hungaria mendukung unjuk rasa itu dan menilai undang-undang perburuhan yang baru tidak berpihak kepada pekerja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Shabab Nyatakan Perang Terhadap ISIS di Somalia
Tulisan selanjutnya Jerman Kekurangan Sinterklas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?