Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Kekurangan Sinterklas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2018 13:06 1:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2018 13:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Orang-orang yang siap berperan sebagai Sinterklas di toko-toko atau pasar Natal, bahkan meskipun dibayar, semakin sedikit di Jerman.

Willi Dahmen, pemilik agensi perekrut Sinterklas di kota Celle, hari Rabu (12/12/2018) mengatakan kepada DW bahwa dia dan agen-agen perekrut lainnya kesulitan mendapatkan orang yang bersedia berperan sebagai Sinterklas.

Dahmen mengatakan salah satu penyebabnya adalah banyak orang muda yang tidak mau mengorbankan akhir pekan atau hari liburnya untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Dia juga mengeluhkan fakta bahwa banyak orang yang bersedia berperan menjadi Sinterklas tidak memiliki ketrampilan yang baik dan kostum yang dipakai terlihat murahan, sehingga sulit disukai anak-anak.

Di agensinya, calon Sinterklas mendapatkan pelatihan selama 4-5 jam. Mereka dilatih bagaimana berperan menjadi Sinterklas yang mumpuni, termasuk perihal larangan merokok dan bermain ponsel selama bertugas. Mereka juga belajar lagu-lagu Natal dan puisi, kalau-kalau ada yang memintanya untuk bernyanyi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Dahmen, Sinterklas harus mampu berkomunikasi dengan anak-anak, menyampaikan keinginan orangtua agar anaknya berperilaku lebih baik tanpa membuat mereka ketakutan.

Sementara itu di Berlin, organisasi layanan mahasiswa mengumumkan lewat websitenya bahwa mereka berhenti merekrut Sinterklas karena kurangnya peminat yang mendaftar. Padahal di ibukota Jerman itu upah Sinterklas cukup menggiurkan, €500 (sekitar 8,5 juta rupiah) pada malam Natal, kata jubir Jana Judisch kepada kantor berita DPA.

Selain kekurangan Sinterklas, Jerman juga kekurangan tenaga kerja terampil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Hungaria Protes “UU Budak”
Tulisan selanjutnya Umat Islam Yogyakarta Turun Jalan Kecam Kebiadaban China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?