Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Amerika Serikat Tembak Mati 1.000 Orang TiapTahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2019 19:07 7:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2019 19:05
Bagikan
Polisi Amerika Serikat di depan toko 7-Eleven.
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Sabtu malam (9/2/2019) rapper amatir bernama Willie McCoy tidur di dalam mobilnya di depan restoran Taco Bell di Vallejo, California, dengan sebuah pistol di atas pahanya. Ketika polisi membangunkannya, konon pemuda itu menggerakkan tangan untuk meraih senjatanya, dan polisi pun langsung menembaknya, mati. Insiden Sabtu malam itu hanyalah satu dari hampir 1.000 penembakan fatal yang dilakukan oleh polisi di Amerika Serikat setiap tahun menurut data yang dikumpulkan Washington Post seperti dilansir RT Rabu (13/2/2019).

Tanpa melihat kondisinya –entah penembakan dilakukan dengan alasan melumpuhkan penjahat atau salah tembak– setiap tahun lebih dari 900 orang mati akibat tembakan polisi AS. Tahun lalu, 998 orang ditembak mati polisi, naik dari 987 orang pada tahun 2017. Sebelumnya pada 2016, polisi di negeri Paman Sam itu menewaskan 963 orang dengan pelurunya, yang jumlahnya naik dari 995 pada tahun 2015. Dengan kata lain, beberapa tahun terakhir jumlah orang yang nyawanya direnggut polisi AS semakin bertambah.

Sebanyak 45 persen korban merupakan lelaki kulit putih, 23 persen lelaki kulit hitam. Sebanyak 96 persen memegang senjata, setengahnya senjata api, dan 25 persen mengalami “gangguan mental” saat kejadian. Hanya 5 persen korvan merupakan wanita.

Hasil pengumpulan data oleh Mapping Police Violence menunjukkan data yang tidak terlalu berbeda. Menurut situs yang melacak tindak kekerasan polisi AS dari perspektif aktivis kulit hitam itu, pada tahun 2018 polisi menembak mati 1.166 orang yang beberapa kasus di antaranya menjadi kepala berita di banyak media lokal maupun internasional.

Sebagai informasi, jumlah penduduk Amerika Serikat mencapai 325,7 juta jiwa pada 2017, dan menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa awal tahun ini mencapai 328,2 juta jiwa, sementara polisi AS berinteraksi dengan publik sekitar 50 juta kali pertahun. Oleh karena itu, menurut pakar matematika Sir David Spiegelhalter kepada Washington Post, angka sekitar seribu penembakan fatal oleh polisi AS itu masih terbilang sangat kecil.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya rem media sosial Generasi Millenial Harus Dibiasakan Mengolah Informasi
Tulisan selanjutnya Psikolog: Ribuan Anak jadi calon Konsumen Produsen Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?