Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CEO Ted Baker Mundur Akibat Kebiasaan Memeluk Rekan Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2019 20:15 8:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Maret 2019 07:00
Bagikan
Ray Kelvin, bekas CEO perusahaan ritel fesyen Ted Baker.
Bagikan

Hidayatullah.com–CEO Ted Baker, Ray Kelvin, mengundurkan diri dari jabatannya menyusul investigasi atas tuduhan berperilaku tidak patut berkaitan dengan kebiasaannya memeluk rekan kerjanya dan mendorong mereka untuk melakukan hal sama.

“Tuan Kelvin membantah semua tuduhan kesalahan. Dia, meskipun demikian, hari ini bersedia mengajukan pengunduran diri, yang berlaku segera, dari jabatannya sebagai chief executive officer dan sebagai direktur Ted Baker,” bunyi pernyataan perusaan ritel fesyen kelas atas itu seperti dikutip Reuters Senin (4/3/2019).

Perusahaan ritel berbasis di Inggris itu pada bulan Desember 2018 mengumumkan investigasi independen berkaitan kebiasaan Kelvin, 63, memeluk kolega-kolega bisnisnya.

Kelvin, pemilik sekitar 35 persen saham Ted Baker dan menjabat CEO sejak peluncurannya di tahun 1988, mengambil cuti sejak beberapa hari setelah investigasi itu dimulai.

Saat masalah tersebut mulai mencuat ke publik, pihak perusahaan sempat mengatakan “itu adalah bagian dari tradisi Ted Baker” dan Kelvin sudah biasa memeluk banyak koleganya ketika bertemu dan hal itu tidak dipaksakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi ribuan pekerja Ted Baker rupanya tidak menyukai tindakan itu, yang mereka nilai janggal. Mereka beramai-ramai membuat petisi.

Dilansir BBC awal Desember tahun lalu, seorang wanita karyawan Ted Baker, sebut saja namanya Becky, kepada Radio 1 Newsbeat pernah menceritakan kejanggalan perilaku Kelvin tersebut.

“Pelukan itu seperti tarikan paksa yang berlangsung lama dan aneh, seperti kontak fisik yang intens dengannya,” kata Becky seperti dikutip BBC (4/12/2018). Durasi pelukan itu cukup lama, sekitar 15 detik, dan disaksikan banyak staf lain.

Tidak hanya itu, Ray Kelvin pada satu waktu pernah “mendesak” beberapa staf “berdansa” mengikuti irama lagu yang sudah dipersiapkannya.

“Seorang gadis di sebelah saya bahkan merangkak di kolong meja lalu pindah ke sisi lain ruangan untuk menghindarinya,” imbuh Becky, seraya mengatakan bahwa sering kali para staf berusaha menjauh jika terdengar suara Kelvin di sekitar mereka.

Becky melanjutkan kisah keanehen perilaku bosnya itu.

Suatu hari Becky duduk di dekat seorang kolega pria. Kemudian Kelvin datang dan tiba-tiba memeluk staf pria itu dari belakang, sambil memuji-muji otot lengannya yang kekar dan menciumnya di daerah sekitar leher dan telinga. Kejadian itu disaksikan sejumlah orang.

Harga saham Ted Baker turun 15% atau 2,76 pound menjadi 15,50 pound pada hari Senin pertama Desember 2018 menyusul kabar skandal tersebut.

Dalam wawancara dengan Marketing Week tahun 2016, Ray Kelvin bergurau “jangan laporkan saya karena pelecehan seksual,” setelah dia memeluk seorang reporter pria selama lebih dari satu menit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hayati: Kemenag pernah Minta Buka Cadar Jika Mau Mengajar
Tulisan selanjutnya Prof Didin Ajak Prioritaskan Mengawal RUU P-KS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?