Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Aceh Peringati 8 Tahun Tsunami Jepang, Pakai Kimono Berjilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Maret 2019 09:47 9:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2019 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah komunitas di Aceh ikut mengenang peringatan delapan tahun tragedi tsunami Jepang, tragedi yang juga pernah menimpa Aceh beberapa tahun lalu.

Menariknya, dalam memperingati tsunami Jepang, warga Aceh mengenakan pakaian tradisional Jepang, kimono, sambil menyanyikan lagu Jepang berjudul “Himawari No Yakusoku (Janji Bunga Matahari)” di Museum Tsunami Banda Aceh, Aceh, Senin (11/03/2019).

Aceh dan Jepang sama-sama punya kenangan terhadap bencana gempa dan tsunami. Oleh karena itulah, komunitas yang tergabung dalam Koungestu School Association mengenang dan berbagi pengalaman terkait bencana alam tsunami Aceh maupun Jepang.

Baca: Manuskrip Kuno Ungkap Kisah Jejak Tsunami Aceh

Acara ini menarik decak kagum para pengunjung yang hadir ke Museum Tsunami, mengusung tema “Dari Aceh Untuk Jepang. Pelajaran Dari Bencana Tsunami Serta Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman”.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya agar generasi ke depan harus lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jalamuddin, gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang pada tahun 2011 adalah bencana terbesar dunia. Sehingga, dalam hal ini rakyat Aceh turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya.

“Kita selaku masyarakat Aceh mengenang dan berbagi pengalaman dalam hal penanganan bencana alam tsunami yang sama-sama pernah terjadi,” ujarnya.

Dalam foto yang dirilis INI Network, Selasa (12/03/2019), wanita Aceh tampak anggun dan cantik mengenakan kimono dipadu dengan jilbab masing-masing.

Baca: Cara Warga Jepang Atasi Kesulitan Bencana Tsunami

Sedangkan, Konsulat General Jepang untuk Indonesia di Provinsi Sumatera Utara, H E Takeshi menyampaikan ucapan terima kasih kepada rakyat Aceh secara khusus dan semua masyarakat dunia umunya, yang telah ikut mengenang bencana tsunami Jepang.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Aceh yang telah memperingati delapan tahun tsunami Jepang,” ungkapnya.

Sebagaimana iketahui, gempa berkekuatan 9.0 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sendai, Jepang pada tahun 2011 silam. Gempa ini merupakan gempa terbesar dalam sejarah Negeri Sakura yang menelan ribuan orang tewas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehJepangjilbabKimonotsunami AcehTsunami Jepangwarga Aceh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar Hukum: RUU P-KS Rancu, Hendaknya Ditolak
Tulisan selanjutnya Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau 1.761 Hektare

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?