Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Sebut Aksi Teror Shalat Jumat di New Zealand ‘Islamofobia’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2019 16:41 4:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2019 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut serangan masjid kembar ‘tindakan tercela’, ‘contoh terbaru meningkatnya rasisme dan Islamofobia’.

“Saya mengutuk keras serangan teror terhadap Masjid Al Noor di #NewZealand dan jamaah Muslim,” kata Erdogan di Twitter, Jumat (15/03/2019).

Erdogan berdoa kepada semua korban penembakan dan pemulihan yang cepat bagi yang terluka.

“Atas nama negara saya, saya menyampaikan belasungkawa kepada dunia Islam dan masyarakat di Selandia Baru, yang menjadi sasaran tindakan tercela ini – contoh terbaru meningkatnya rasisme dan Islamofobia,” katanya.

Sementara itu, juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin hari Jumat (15/03/2019) mengecam keras aksi teror terhadap masjid kembar di Selandia Baru yang telah menelan banyak korban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Teror di Masjid Selandia Baru, Pelaku mengaku ‘Tak Suka’ Orang Islam

Turki mendesak dunia untuk menghentikan “terorisme fasis Islamofobia” setelah serangan bersenjata yang disiarkan secara live oleh pelakunya ini.

“Serangan atas kedua masiid itu menunjukkan adanya Islamofobia, permusuhan terhadap Muslim,” Ibrahim Kalin, juru bicara kepresidenan Turki, mengatakan di Twitter dikutip Anadolu Agency.

Pernyataannya itu disampaikan setelah serangan dua masjid di Christchurch yang menewaskan sedikitnya 40 orang, menurut Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.

Kalin dengan keras mengutuk “serangan teroris fasis” dan berharap belas kasihan Tuhan terhadap mereka yang terbunuh.

“Tindakan pengecut ini menunjukkan bagaimana retorika dan kebencian anti-Muslim mengarah pada tindakan pembunuhan. Dunia harus memecah kebisuannya atas kebencian Islamofobia.

“Kami telah melihat berkali-kali bahwa retorika Islamofobik melawan Islam dan Muslim telah berubah menjadi ideologi yang sesat dan mematikan,” kata Kalin.

Serangan teror di masjid kembar terjadi saat shalat sedang berlangsung. Sejauh ini, empat orang telah ditahan sehubungan dengan insiden itu, menurut polisi Selandia Baru.

Baca: Brutalnya Aksi Terorisme Penembakan Masjid Selandia Baru

Sementara itu, Fahrettin Altun, Direktur Komunikasi Presiden Turki, juga mengutuk serangan bersenjata di Twitter.

“Saya mengutuk dengan cara sekuat mungkin serangan teror hari ini di #Christchurch,” kata Altun.

Dia juga mengatakan ikut berdoa untuk para korban dan orang-orang yang mereka cintai.

“Ini adalah pengingat bahwa membagi rumah tidak bisa berdiri: sudah saatnya untuk bersatu melawan segala bentuk terorisme,“ desak Altun.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut “serangan teroris” ini merupakan salah satu hari terkelam di Selandia Baru.

“Banyak dari mereka yang akan terkena dampak langsung dari penembakan ini, mungkin adalah imigran. Mereka bahkan mungkin menjadi pengungsi di sini. Mereka telah memilih menjadikan Selandia Baru rumah mereka, dan ini adalah rumah mereka,” kata Ardern, dikutip dari The Guardian.

Pengamat intelijen Paul Buchanan mengatakan, pelaku melakukan aksi dengan perencanaan yang matang.

“Mereka tahu targetnya, mereka tahu rute pelarian, mereka jelas tahu tentang shalat Jumat … ada beberapa tingkat kemahiran dalam hal ini,” ujarnya kepada Radio New Zealand.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Christchurchislamofobiamasjid Selandia BaruRecep Tayyip ErdoganSelandia BaruTeror di Masjid Selandia BaruTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sandi Doakan Syahid Korban jiwa Teror di Selandia Baru
Tulisan selanjutnya MIUMI Desak Indonesia Minta Penjelasan atas Teror 2 Masjid Selandia Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?