Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Tangkap Miliuner India Tersangka Penipuan Bank Nasional Punjab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2019 20:10 8:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2019 06:00
Bagikan
Nirav Modi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Nirav Modi, miliuner pengusaha perhiasan batu permata asal India dibekuk aparat keamanan Inggris.

Modi dicari-cari aparat hukum India sebagai tersangka penipuan bank senilai $2 miliar, terbesar dalam sejarah India. Dia meninggalkan negara asalnya awal 2018 dan sejak itu belum kembali ke India.

Dilansir BBC, Modi ditangkap di London bagian tengah hari Selasa (19/3/2019) dan dihadirkan di pengadilan hari Rabu (20/3/2019). Polisi mengatakan penangkapannya dilakukan atas nama pihak berwenang India, yang sudah meminta miliuner berusia 48 tahun itu diekstradisi.

Hakim menolak untuk memberikannya pembebasan bersyarat dari tahanan dan dia akan mendekam dalam sel sampai 29 Maret.

Kasus Modi kembali menjadi pusat perhatian setelah salah satu koran Inggris mendapati pengusaha super kaya itu tinggal di sebuah flat bernilai 8 juta pound ($10,5 juta) di London.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koran The Telegraph berhasil berbicara dengan Modi di dekat apartemennya di Oxford Street awal bulan Maret 2019. Modi diduga sudah berada di London sejak setidaknya bulan Juni 2018.

Hanya dalam hitungan hitungan hari, para pejabat mengkonfirmasi bahwa Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid telah menyetujui permintaan ekstradisi dari India, yang awalnya dibuat bulan Agustus silam.

Punjab National Bank, perusahaan perbankan terbesar kedua milik pemerintah India, menuding Modi sebagai salah satu pelaku utama penipuan yang merugikan bank itu $2 miliar.

Pamannya, Mehul Choksi, yang berada di Antigua sejak tuduhan tersebut mencuat, juga diburu aparat hukum India.

PNB mengatakan para tersangka menggunakan garansi yang belum disetujui, yang dikeluarkan oleh oknum nakal PNB, untuk meminjam dana dari kreditur lain.

Modi sebelumnya sudah membantah semua tuduhan.

Nirav Modi merupakan salah satu orang terkaya di India dengan nilai aset diperkirakan $1,7 miliar, menurut Forbes. Dia dilahirkan dari dinasti pengusaha batu permata, tetapi baru meluncurkan merek perhiasan mahalnya sendiri pada 2010. Perhiasan yang diproduksinya dipakai oleh banyak selebriti dunia. Setelah kasusnya mencuat tahun lalu ke publik toko-tokonya digeledah dan asetnya dibekukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Sita Uang Palsu $20 Juta dari Barclays Bank Cabang Nairobi
Tulisan selanjutnya Tak Sekolahkan Anak Orangtua di Nigeria Terancam Pidana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?