Hidayatullah.com–Polisi di Kenya mengatakan pihaknya menangkap enam orang setelah menyita uang palsu bernilai $20 juta lebih dari Barclays Bank cabang Nairobi.
Dilansir BBC Rabu (20/3/2019), “Uang palsu dalam pecahan 100 dolar itu didapat dari ruang penyimpanan bank tersebut,” kata Directorate of Criminal Investigation (DCI) lewat akun resminya di Twitter dengan menyertakan gambar tumpukan uang dalam safe box.
Di antara enam orang yang ditangkap hari Selasa itu diduga pemilik kotak uang tersebut, seorang investor “palsu” dan dua pejabat bank, kata DCI.
Dalam pernyataannya, pihak Barclays Bank mengatakan bahwa seorang nasabahnya pemilik personal safe deposit di cabangnya di Queensway dicegat oleh petugas kepolisian di kantor cabang itu.
Nasabah tersebut “menyembunyikan uang palsu di dalam deposit box-nya secara melanggar ketentuan dan regulasi bank,” kata Barclays seraya menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pihak berwenang dalam kasus itu.
Barclays Bank merupakan bank yang berbasis di Inggris. Sejak pendiriannya di tahun 1690 hingga sekarang, bank tersebut dan perusahaan afiliasinnya berkali-kali tersangkut skandal dan kasus-kasus besar, mulai dari perbudakan hingga pencucian uang, termasuk penipuan oleh karyawannya sehingga perusahaan bangkrut.*