Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Maret 2019 21:49 9:49 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Maret 2019 21:50
Bagikan
Serangan Masjid Christchurch
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Muslim Prancis (CFCM), salah satu dari beberapa kelompok besar yang mewakili populasi Muslim di Prancis hari Senin mengatakan tengah menggugat raksasa media sosial Facebook dan YouTube, menuduh mereka menghasut kekerasan dengan membiarkan siaran video pembantaian Christchurch melalui platform mereka.

CFCM mengatakan kedua perusahaan telah menyebarkan materi yang mempromosikan kekerasan dan merusak martabat manusia. Tidak ada komentar langsung dari dua perusahaan yang terlibat, kutip laman France24.com.

Insiden pembantaian jamaah shalat Jumat di dua masjid di Selandia Baru pada 15 Maret 2019, menewaskan 50 orang, diciarkan secara LIVE di Facebook selama 17 menit dan kemudian disalin dan dibagikan melalui situs media sosial di internet.

Facebook mengklaim, pihaknya segera menghapus ratusan ribu salinan terkait.

Namun, rekaman tersebut masih dapat ditemukan di Facebook, Twitter, dan YouTube untuk Alphabet Inc beberapa jam setelah pertunjukan, termasuk Instagram dan WhatsApp yang dimiliki oleh Facebook.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abdallah Zekri, Presiden Unit Pengawasan Islam untuk CFCM, mengatakan organisasi itu telah meluncurkan keluhan hukum resmi terhadap Facebook dan YouTube di Prancis.

Kedua perusahaan telah menghadapi kritik luas terhadap rekaman tersebut.

Ketua Komite Keamanan Internal Amerika Serikat telah menulis surat kepada eksekutif tingkat tinggi di empat perusahaan utama pekan lalu mendesak mereka untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menghilangkan politik yang kejam.

Seorang juru bicara Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru (FIANZ) menyambut aksi kelompok di Prancis. Dia mengatakan organisasinya telah merencanakan untuk menghubungi Facebook untuk mendaftarkan keluhan mereka tetapi sangat sibuk mengelola situasi setelah serangan itu.

“Mereka telah gagal total, ini adalah individu yang mencari audiens dan Anda adalah platform yang ia pilih untuk menunjukkan dirinya dan kekejamannya,” kata juru bicara FIANZ, Anwar Ghani, merujuk pada Facebook.

“Kami belum berkomunikasi dengan kelompok Perancis … tetapi tentu saja sesuatu yang dapat mencegah ruang media sosial dalam bentuk kejahatan seperti itu, kami pasti akan mendukungnya,” tambahnya.

Seorang pria Australia berkulit putih, didakwa dengan tuduhan pembunuhan dalam sebuah insiden penembakan di Christchurch dan akan diadili pada 5 April, kutip Reuters.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChristchurchfacebookMuslim PrancisSelandia BaruTeror di Masjid Selandia Baruyoutube
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Industri Film dan Penyiaran Suriah Hidup Kembali
Tulisan selanjutnya Mengenali Pintu Masuk Setan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?