Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Mengenali Pintu Masuk Setan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Maret 2019 21:59 9:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2019 22:02
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

SEMENJAK permusuhan iblis dengan Adam di surga, Allah sudah mewartakan dalam al-Qur`an bahwa dia bersama segenap keturunannya adalah musuh yang nyata bagi manusia.

Karenanya dalam surah al-Baqarah ayat 208, Allah melarang langkah-langkah atau jejak-jejak setan diikuti, mengingat sejatinya setan adalah musuh nyata bagi manusia. Bagaimana manusia mengetahui langkah-langkah iblis dan setan, sementara mereka ghaib bagi manusia?

Di antara caranya adalah dengan mengetahui pintu-pintu masuk setan ke dalam hati manusia. Terkait hal ini, Hujjatul-Islam Imam Ghazali (Pakar Tashawuf) memaparkannya dengan cukup gamblang yang terilhami dari nash dan pengalaman spiritualnya.

Pertama, amarah. Marah menurut Imam Ghazali adalah kepusingan dan kemabukan akal. Ketika pasukan akal melemah, maka akan mudah diserang oleh pasukan setan. Manusia yang sedang dikuasai amarah, maka akan dipermainkan setan sebagaimana anak-anak mempermainkan bola.

Suatu ketika ada seorang wali berkata kepada iblis, “Perlihatkan kepadaku bagaimana engkau mengalahkan manusia!” Iblis menjawab, “Kuambil dia pada waktu marah dan senang.” Di sini tersibaklah rahasia mengapa Nabi pernah memberi nasihat agar jangan marah kepada salah satu sahabatnya yang diulang sebanyak tiga kali. Sebab, jika manusia sudah marah, maka itu pintu masuk setan yang akan mempermainkannya.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kedua, syahwat. Pintu ini adalah di antara jalan masuk setan yang cukup gampang dalam memasuki hati manusia. Suatu hari, iblis memberi nasihat kepada Nabi Musa di antaranya, “Jauhilah duduk-duduk dengan perempuan yang bukan mahram, sebab akulah yang menjadi suruhan perempuan itu kepadamu dan suruhanmu kepada perempuan tadi. Aku senantiasa berbuat demikian sampai engkau dapat saya fitnah dengan wanita itu dan saya memfitnah wanita itu dengan engkau.”

Rasulullah ﷺ pernah memberi wejangan kepada umatnya bahwa barangsiapa yang bisa menjaga mulut dan apa yang di bawah perut (kemaluan), maka dia dijamin surga. Jaminan yang luar biasa ini diberikan kepada orang-orang yang mampu menjaga diri dari syahwat; baik itu yang berkaitan dengan menjaga lisan atau menjaga kemaluan. Dalam hal ini banyak yang tergelincir akibat bujuk rayu setan yang susah dihindarkan.

Ketiga, dengki. Pintu ini menurut Imam Al-Ghazali sebagai gerbang setan yang penting. Bukankah iblis diusir dari surga gara-gara dia dengki kepada Adam? Selain itu terkait sifat tercela ini Rasulullah juga pernah mengingatkan agar manusia hati-hati dari sifat dengki. Sebab, kedengkian bisa memakan kebaikan manusia laiknya api yang membakar kayu. Kisah antara Qabil dan Habil juga bisa dijadikan contoh. Kedengkian kepada saudara membuat Qabil tega membunuhnya.

Keempat, loba (tamak). Orang yang sudah tamak (loba) maka hal itu akan membuat (hati) nya buta dan tuli. Ada kata-kata menarik, “Kecintaanmu terhadap sesuatu itu membuat buta dan tuli.” Kisah Nabi Adam beserta Hawa bisa dijadikan pelajaran.

Ketika di Surga, semua yang ada di dalamnya boleh dinikmati oleh keduanya. Hanya satu pohon yang dilarang untuk didekati, apalagi dimakan. Namun, justru iblis memasuki hati Adam dengan pintu loba (tamak) sehingga akhirnya Adam dan Hawa terbujuk dan memakan pohon larangan itu. Akibatnya, ketamakan itu membuatnya dikeluarkan dari surga.

Kelima, makan kenyang. Kenyang –walaupun dari makanan yang halal– menurut analisis dan pengalaman spiritual Imam Ghazali bisa menguat syahwat. Sementara syahwat –sebagaimana paparan tadi—adalah pintu masuk setan.

Pernah iblis bercerita kepada Nabi Yahya, “Dengan syahwat ini engkau kekenyangan lantas aku beratkan engkau mengerjakan shalat dan zikir.” Kemudian Nabi Yahya berkomitmen untuk tidak memenuhi perutnya (mengenyangkan diri) selamanya.

Sebenarnya masih banyak pintu lain seperti: tergesa-gesa, kikir, takut miskin, fanatisme buta, buruk sangka terhadap orang Islam dan lain sebagainya. Jika sejak dini pintu masuk itu diwaspadai, maka godaan dan bujuk-rayu setan bisa ditanggulangi dan diatasi.

Bagaimana mungkin manusia mengikuti setan padahal saat di hari akhir setan sendiri berujar:

وَقَالَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَمَّا قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوۡتُكُمۡ فَٱسۡتَجَبۡتُمۡ لِيۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوٓاْ أَنفُسَكُمۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَآ أَنتُم بِمُصۡرِخِيَّ إِنِّي كَفَرۡتُ بِمَآ أَشۡرَكۡتُمُونِ مِن قَبۡلُۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ ٢٢

“Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 22) Maka waspadalah terhadap pintu masuk setan./*Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adamdengkigodaan setaniblismarahsetansyahwattamak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Masjid Christchurch Kelompok Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube
Tulisan selanjutnya Kejaksaan Jerman Selidiki Kesepakatan Pembelian Kapal Selam Oleh Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?