Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ungkap Suap ke Libya, Dua Eks Menteri Kanada Didepak PM Trudeau dari Partainya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2019 17:04 5:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 April 2019 06:15
Bagikan
Jody Wilson-Raybould (ki) dan Jane Philpott (ka).
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mendepak dua anggota parlemen dari partainya, setelah mereka menudingnya ikut campur dalam kasus pidana yang melibatkan sebuah perusahaan besar berpengaruh Kanada.

Jody Wilson-Raybould dan Jane Philpott sebelumnya sudah mengundurkan diri dari kabinet PM Trudeau dengan alasan prihatin terhadap skandal yang melibatkan SNC-Lavalin.

Sekarang mereka dikeluarkan dari partainya Trudeau, Partai Liberal, beberapa bulan menjelang pemilihan umum.

“Kepercayaan yang sebelumnya ada antara kedua wanita itu dengan tim kami sudah luntur,” kata Trudeau kepada media setelah memberitahukan pemecatan tersebut kepada faksinya di parlemen seperti dilansir BBC Rabu (3/4/2019).

“Apabila mereka tidak dapat mengatakan dengan jujur bahwa mereka menaruh kepercayaan terhadap tim ini… maka mereka tidak dapat menjadi bagian dari tim ini,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua wanita itu mengatakan masih ingin mencalonkan diri bersama Partai Liberal dalam pemilu mendatang, tetapi mereka kecewa sebab sekarang tidak lagi menjadi bagian dari partai tersebut.

Philpott mengatakan dia akan tetap sebagai anggota parlemen independen sampai masa jabatannya habis.

Dia juga mengulangi keyakinannya bahwa pemerintah memberikan tekanan yang tidak patut terhadap Wilson-Raybould, dan mengkritik pemerintah karena menyerang kredibilitas Wilson-Raybould.

“Ini bukan soal tidak adanya loyalitas,” tulis Phipott, mantan menteri kesehatan dan pelayanan orang pribumi, dalam pernyataannya hari Selasa malam. “Sebaliknya, saya mengimbau pemerintah mengakui apa yang terjadi guna melangkah maju. Ini merupakan ungkapan loyalitas, bukan disloyalitas,” imbuhnya.

Wilson-Raybould, mantan jaksa agung sekaligus menteri kehakiman, hari Selasa mengatakan lewat Twitter bahwa dirinya tidak menyesal dengan apa yang telah dilakukannya.

Trudeau mengatakan keputusan pemecatan diambil setelah terungkap bahwa Wilson-Raybould secara diam-diam merekam pembicaraannya dengan mantan birokrat papan atas Kanada yang dirilisnya hari Jumat pekan lalu.

Wanita bekas jaksa agung itu mengatakan bahwa rekaman tersebut mendukung klaimnya bahwa pejabat pemerintah secara tidak patut menekannya untuk melindungi SNC-Lavalin dari gugatan hukum.

SNC-Lavalin yang berbasis di Quebec merupakan salah satu perusahaan engineering dan kontruksi terbesar di dunia. Perusahaan itu dan dua anak perusahaannya menghadapi dakwaan penipuan dan korupsi dalam kaitannya dengan kasus suap C$48 juta yang diduga disodorkan mereka kepada para pejabat Libya antara tahun 2001 dan 2011 agar mereka mendapatkan kontrak kerja semasa rezim Muammar Qadhafi berkuasa.

Perusahaan itu melobi secara terbuka agar terhindar dari gugatan hukum dan sebagai gantinya bersedia menerima penalti alternatif seperti denda misalnya.

Wilson-Raybould mengatakan bahwa pejbat-pejabat Kanada di lingkaran dalam PM Trudeau menekan dirinya agar menyetujui kesepakatan yang ditawarkan SNC-Lavalin. Ketika Wilson-Raybould menolaknya, dia justru digusur dari jabatannya sebagai menteri kehakiman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Najib Razak Diadili, Kajakgung Malaysia: Tak Seorang Pun di Atas Hukum
Tulisan selanjutnya Mu’ti: Shalat, Ibadah yang Mempersatukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?