Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

KAMMI Dukung Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2012 07:18 7:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2012 07:18
Bagikan
Bagikan

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
(The Action Group of Indonesian Moslem Students)
Pengurus Pusat KAMMI
Jl. Gugus Depan Raya no. 2 Rt 03/Rw 02 Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur 13140
Telp. (021) 8356711 Fax. (021) 8356711 [email protected] Web: http.//www.kammi.or.id

Rilis PP KAMMI terkait HUT TNI:

1. Mendukung TNI sebagai alat negara untuk meneruskan MoU dengan KPK dalam rangka memanfaatkan aset dan fasilitas TNI guna efektivitas pemberantasan korupsi.

Peminjaman rumah tahanan militer oleh KPK harus didukung di tengah upaya penghambatan pembangunan gedung baru KPK. Meski begitu, penjagaan dan personil harus diatur dengan jelas dalam MoU guna menghindarkan kesan militerisasi tahanan KPK.

TNI juga dapat membantu KPK dengan meminjamkan penyidik-penyidik TNI yang berasal dari satuan Polisi Militer. PP KAMMI memandang penyidik dari POM memiliki kapasitas dalam investigasi dan mampu menjalankan tugas negara.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

2. Menghimbau kepada pemerintah agar lebih memperhatikan nasib prajurit TNI yang berjaga di perbatasan atau daerah konflik.

Tunjangan lauk-pauk untuk memenuhi standar kalori dalam sebuah operasi perlu dijaga, agar stamina dari prajurit TNI tetap prima sesuai standar Minimum Essential Forces (MES) yang telah dirancang, baik di Kementrian Pertahanan maupun di Mabes ketiga matra.

PP KAMMI memandang Negara harus mengambil-alih semua beban operasional di lapangan agar TNI dapat menjadi tentara profesional demi terhindar dari paradigma lama— militer niaga, sehingga dapat menghindarkan TNI dari bisnis militer yang cenderung abu-abu dan berpotensi melanggar aturan hukum.

3. Menghimbau kepada Pemerintah agar berhati-hati dalam menyusun RUU Keamanan Nasional (Kamnas).

PP KAMMI memandang pelibatan dan perbantuan TNI ke POLRI harus sesuai koordinasi dengan kepala daerah (yang tengah berada didaerah konflik/bencana). Pelibatan tersebut agar jangan menimbulkan represi baru, terutama bagi masyarakat adat dimana hak ulayat menjadi warisan secara turun-temurun.

TNI sebagai alat negara jangan ditarik menjadi alat kepentingan politik segelintir elite atau alat penjaga bisnis kepentingan asing. Jadikan TNI tetap sebagai milik rakyat yang menjaga kedaulatan NKRI.

4. Menghimbau kepada pemerintah untuk menyelesaikan tumpang-tindih koordinasi dalam pemberantasan terorisme yang melibatkan TNI

PP KAMMI memandang peran Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI yang setiap tahun selalu dibacakan oleh Presiden SBY dalam sambutanya di Lanud Halim-PK harus dirumuskan dengan tegas. Bukan sekedar legitimasi politik setengah hati yang malah membenturkan aktor-aktor keamanan di lapangan.

Supervisi dari POLRI terhadap detasemen penindak TNI di lapangan perlu diatur agar tidak menimbulkan pelanggaran HAM baru dan sesuai mekanisme law enforcement dan bukan sekedar preparedness-force belaka.

5. Menghimbau Pemerintah agar mekanisme G to G dalam pengadaan Alutsista (alat utama sistem persenjataan) dijadikan satu-satunya pilihan dalam hal pengadaan/acquisition di masa depan. Hal ini demi transparansi anggaran guna mengurangi broker dan mafia senjata.

Rezim politik yang kondusif akan mendukung arms build-up dalam strategi revitalisasi industri pertahanan 2024 yang memungkinkan angkatan bersenjata RI menuju Military Autarki.

Penerapan sistem cluster dalam penataan senjata sudah tepat guna menghindarkan monopoli persenjataan dari negara besar dan memungkinkan tumbuhnya industri pertahanan yang mandiri.

PP KAMMI memandang Fungsi inspektorat dan kesekjenan di Kementrian Pertahanan harus memberikan laporan yang transparan pada transfer/ pengadaan senjata kepada publik sesuai prinsip otorisasi kerahasiaan negara dan hak informasi publik untuk meminimalkan keterlibatan mafia senjata baik jaringan internasional maupun di lingkungan internal Kemhan/ Mabes TNI.

Jakarta , 5 Oktober 2012
Muhammad Ilyas
Ketua Umum PP KAMMI

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Dukung Sikap Pakistan Soal Drone AS
Tulisan selanjutnya HSBC Pangkas Operasional Perbankan Syariahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?