Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Hancurkan Masjid di Wilayah Gansu

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 April 2019 11:09 11:09 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 April 2019 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang di China menghancurkan sebuah masjid di wilayah Gansu di China sebagian, pada 9 April, dalam kampanye terbaru Beijing untuk menghapuskan tradisi komunitas Muslim di negara komunis itu, kutip france24.

Secara sistematis, otoritas China melancarkan aksi kekerasan terhadap Muslim minoritas di negara itu, terutama etnis Uighur di Xinjiang, dimana PBB menyebut sekitar satu juta orang telah ditahan di kamp pendidikan ulang.

Penindasan terus meluas ke sejumlah daerah lain dengan laporan media lokal, penghancuran masjid dan simbol Islam di Provinsi Ningxia dan Gansu, rumah bagi sejumlah besar komunitas Muslim Hui di negara China.

Pemerintah setempat menghancurkan sebuah masjid di Desa Gazhuang, Daerah Otonomi Linxia Hui di Gansu, merusak kubah emas dan karakteristik Islam di masjid, dilaporkan France24.

Masjid ini dibangun belum sebulan lalu dan penduduk setempat diperingatkan agar tidak mengunggah foto atau video apa saja soal pembongkaran masjid tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun beberapa hari kemudian, sejumlah video menyebar di media sosial Twitter menunjukkan kubah masjid hancur dan serpihan-serpihan berserakan di atap dan dekat pintu masuk masjid. Tampak bangau besar ditempatkan di halaman masjid dan sejumlah orang terlihat menangis di video. Beberapa orang terlihat menangis di tanah.

Seseorang merekam video tersebut dan mengirim kepada wartawan independen dari Xinjiang, Erkin Azat yang kini tinggal di Kazakhstan, lantas mempostingnya ke internet.

Azat yang menggunakan nama panggilan itu karena takut akan keselamatan keluarganya di Xinjiang, , mengatakan, individu itu juga memberitahunya bahwa beberapa orang yang mengambil video tersebut pun ditangkap.

“Menurut sumber saya, pembongkaran di wilayah Gansu dimulai tahun lalu. Masjid hancur dan sangat sulit untuk memverifikasi sosok sebenarnya dari masjid yang dihancurkan di Gansu.”

“Tujuan pemerintah (China) adalah masjid untuk setiap kota atau distrik dan masjid di pinggiran kota sekarang hilang. Hanya satu masjid yang disimpan jika organisasi internasional datang untuk mewawancarai komunitas Muslim,” ungkap Azat.

Ia menambahkan, warga Muslim takut pergi ke masjid, menyuarakan pendapat mereka dan takut untuk ditanyai.

“Situasi di Gansu telah berkecamuk sejak tahun lalu, sama seperti apa yang terjadi di Xinjiang,” jelasnya.

Masjid Ditutup

Aparat China telah menutup sebanyak tiga masjid milik Muslim Hui, di kota Weishan, provinsi Yunnan, sebab dituding menyelenggarakan “pendidikan agama yang ilegal,” South China Morning Post, media berbasis di Hong Kong, melaporkan.

Pada video yang didistribusikan harian lewat situs online-nya menunjukkan belasan petugas polisi berseragam saling berhadap-hadapan dengan jamaah Muslim Hui, yang berusaha mencegah penutupan masjid, Anadolu Agency melaporkan, Rabu (02/01/2019).

Apakah pasukan keamanan menahan mereka, tidak jelas. Video ini pun menunjukkan pintu masjid dirantai dan disegel. Tetapi, tak ada rincian tentang nama masjid yang ditutup tersebut.

People’s Daily China, melalui pernyataan resmi pemerintah daerah Weishan mengatakan polisi berkoordinasi dengan Komite Urusan Etnis dan Agama Kabupaten Weishan melakukan razia ke desa-desa Huihuideng, Sanjia, dan Mamichang dalam rangka yang disebut “melindungi stabilitas dan harmoni di kawasan agama.”

Diperkirakan sebanyak 700.000 Muslim Hui tinggal di Provinsi Yunnan.

Kelompok Muslim di China terdiri dari 10 dari sekitar 56 etnis minoritas.

Mereka yaitu etnis Hui, Uighur, Kirgistan, Kazakh, Tajik, Tatar, Uzbek, Salars, Bao’ans, dan Dongshiangs. Mayoritas mereka tinggal di China bagian utara dan barat laut.

Pada November 2018, pemerintah kota Weizhou di daerah otonomi Ningxia Hui, China berencana menghancurkan Masjid Raya Weizhou. Rencana gagal setelah ratusan umat Muslim dari etnis Hui melakukan protes dan menghalang-halanginya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaGansuIslam di Chinakomunis Chinauighurxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Nias Selatan Ungkap & Pertanyakan Banyak C1 Masih di Gudang KPU
Tulisan selanjutnya Prabowo Dihina, Tagar #ErinTauIanySakitJiwa Trending Topic

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?