Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cuti Sakit, Guru di San Francisco Harus Membayar Gaji Guru Penggantinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2019 21:32 9:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2019 21:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang guru di kota San Francisco, Amerika Serikat, yang mengambil cuti panjang karena kanker payudara yang dideritanya diharuskan membayar sendiri gaji guru penggantinya, sehingga menyulut kemarahan publik terhadap kebijakan itu.

Rata-rata upah seorang guru pengganti di

kota itu $200 perhari, yang diambilkan dari gaji guru yang sakit, demikian kebijakan yang berlaku menurut sebuah UU negara bagian California yang dibuat tahun 1976.

Orangtua murid menanggapi kebijakan itu dengan mengumpulkan donasi lebih dari $13.000 guna membantu guru yang sakit tersebut membayar biaya pengobatannya, lapor media lokal seperti dilansir BBC Jumat (10/5/2019). Jumlah itu melebihi target yang mereka buat $10.000.

“Para orangtua marah dan terkejut bukan kepalang, tidak percaya hal seperti ini terjadi, pasti ada yang salah pikir mereka,” kata Amanda Fried, yang anak-anaknya bersekolah di Glen Park School kepada San Francisco Chronicle.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut wanita itu, yang lebih mengejutkan adalah guru-guru lain di sekolah tersebut tidak kaget dengan situasi memprihatinkan yang dialami rekan kerja mereka yang sakit itu, sebab hal seperti itu –guru sakit membayar gaji guru pengganti– merupakan hal yang lumrah.

Di San Francisco, di mana biaya hidup sangat mahal di banding kota-kota lain di AS, guru digaji sekitar $82.000 pertahun, menurut laporan media AS. Guru sekolah distrik berhak mendapatkan cuti sakit dibayar selama 10 hari setiap tahun. Apabila membutuhkan perpanjangan cuti, maka mereka bisa cuti sampai 100 hari, tetapi upah untuk guru penggantinya diambilkan dari atau ditanggung oleh guru yang sakit tersebut Pasalnya, selama cuti sakit itu guru di California tidak dianggap termasuk dalam cakupan program disabilitas pemerintah negara bagian.

Kisah malang guru tersebut, yang meminta tidak disebutkan namanya untuk melindungi privasinya, menarik perhatian berbagai media di Amerika Serikat. Liputan mereka menyadarkan sejumlah kalangan untuk mengubah kebijakan itu.

“Menurut saya masa sudah berganti dan ini merupakan tugas kita untuk berubah seiring dengan waktu,” kata Connie Leyva, senator negara bagian California, kepada NBC News menganggapi undang-undang lawas tersebut.

Serikat guru lokal, United Educators of San Francisco, mengatakan bahwa mereka akan mengangkat isu itu dalam negosiasi-negosiasi kebijakan di tahun 2020. Di AS, negosiasi kebijakan dan usulan rancangan undang-undang baru biasanya dilakukan menjelang pemilu, dengan harapan isu yang diangkat bisa diperjuangkan oleh wakil rakyat yang baru terpilih baik di senat maupun kongres di tingkat negara bagian atau tingkat federal (nasional).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS: Pansus Penyelenggaraan Pemilu untuk Selidiki Kematian Petugas
Tulisan selanjutnya Pengungkapan Kematian Petugas Pemilu untuk Kepentingan Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

Berita
22 September 2026 15:12
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?