Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polandia Akan Perberat Hukuman Pedofilia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2019 14:37 2:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2019 14:40
Bagikan
Kasus pelecehan seksual anak di Polandia menambah deretan kasus yang melibatkan 27 para pemimpin gereja
Bagikan

Hidayatullah.com—Polandia mengumumkan rencana untuk melipatgandakan hukuman penjara bagi pelaku pedofilia, setelah sebuah film dokumenter tentang pelanggaran-pelanggaran seksual para pendeta menyulut kemarahan masyarakat.

Sekarang pedofil dapat diancam hukuman 30 tahun penjara, atau dalam kasus yang sangat serius penjara seumur hidup, lansir BBC Jumat (17/5/2019).

Dokumenter berbahasa Polandia yang diberi judul “Jangan Bilang Siapa-Siapa” besutan Tomasz Sekielski itu menampilkan kesaksian memilukan dari para korban kebuasan nafsu birahi para pendeta terhadap anak-anak di Polandia itu telah dilihat lebih dari 20 juta kali di YouTube. Koresponden-koresponden BBC melaporkan bahwa pemerintah konservatif, yang merupakan pendukung dan didukung Gereja Katolik, sibuk merespon kemunculan dokumenter tesebut.

Polisi mencegah acara nonton bareng film dokumenter itu yang rencananya diproyeksikan di bagian depan gereja-gereja di Warsawa dan Gdansk, dua kota terbesar di Polandia. Namun, pembuat dokumenter tersebut tidak kehabisan akal dan mengunggahnya di YouTube, sehingga menyulut kemarahan publik terhadap Gereja Katolik.

Pengumuman amandemen UU itu muncul hanya 10 hari menjelang pemilu Parlemen Eropa. Sekarang ini Partai Hukum dan Keadilan –yang berkuasa di Polandia– sedang bersaing ketat dengan Koalisi Eropa, gabungan partai-partai oposisi Polandia. Amandemen UU ini sangat penting bagi pemerintah dan partai petahana yang memiliki hubungan erat dengan Gereja Katolik Polandia, sebagai upaya meredam kemarahan rakyat sekaligus upaya mendulang suara mereka dalam pemilu Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdana Menteri Mateusz Morawiecki mengatakan pemerintah berkeyakinan bahwa hukuman percobaan seharusnya tidak diberikan untuk kasus-kasus pedofilia, karena kasus itu terlalu berat dan sewajarnya diganjar hukuman lebih berat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mateusz MorawieckiPedofilpedofiliaPolandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rayu Pemilih Kulit Hitam, Capres Bernie Sanders Janji Rombak Kebijakan Pendidikan AS
Tulisan selanjutnya Fadli: Lembaga Internasional Nilai Demokrasi Indonesia Turun, Memalukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?