Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Saat Telinga Sakit…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juni 2019 06:01 6:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juni 2019 06:01
Bagikan
[Ilustrasi] Telinga.
Bagikan

SAKIT. Itulah yang saya derita. Beberapa hari terakhir. Pas di bagian dalam telinga. Sebelah kanan.

Tak tahan. Pada malam Selasa, saya minta istri untuk melihat. Mungkin ada sesuatu di telinga.

Malam sebelumnya sudah ada yang mengganjal. Ketika membersihkan telinga, terasa ada benjolan. Sakit kalau tersentuh.

“Ada benjolan putih-putih, menutupi lobang telinga,” ujar istri.

Dug ..!

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Kaget. Apa gerangan yang terjadi dengan telinga saya.

“Jangan-jangan…?!”

Ah…  saya berusaha menyingkirkan pikiran negatif.

“Bukankah Allah bersama prasangka hamba-Nya?”

Untuk memastikan tidak ada yang membahayakan, saya langsung berselancar ke tempat praktik dokter THT.

Ada. Di dua rumah sakit, yang tidak jauh dari tempat tinggal. Paginya, berangkatlah dengan diantar oleh seorang sahabat.

“Daftar dulu, pak. Jam delapan nanti malam, dokternya buka praktik,” ujar penjaga tempat pendaftaran.

“Kita ke rumah sakit satunya, aja lah. Siapa tahu standby 24 jam,” ujar saya kepada teman.

Ternyata sama. Bukanya setelah pelaksanaan shalat tarawih juga.

Tak ada pilihan. Haruslah tunduk dengan kondisi yang ada. Jam delapan malam baru bisa periksa.

Menjelang maghrib. Kring….kring…. HP berdering. Nomor tak tersimpan. Tapi dari angka yang tertera; jelas kalau bukan nomor kantor, ya rumah.

“Mohon maaf,  Pak. Ini dari rumah sakit…… Mau mengabarkan  kalau malam ini dokternya ganti jam praktik. Besok sore. Jam tiga.”

Innaalillah….

“Dokternya malam ini nggak praktik. Kita ke rumah sakit yang sebelumnya saja,” ujar saya ke teman. Usai shalat Maghrib.

“Tapi, kitakan belum daftar,”sanggahnya.

“Nggak apa-apa. Kita ke sana saja. Sepertinya pasiennya sedikit. Tadi pagi saja baru dapat nomor urut dua. Semoga belum kehabisan,” ujar saya.

Meluncurlah kami berdua, dengan menggunakan sepeda motor. Cuaca dingin agak menggigit kulit. Karena baru saja selesai hujan.

Sesampainya di rumah sakit;

“Maaf, Pak. Dokternya malam ini tidak praktik. Besok, jam empat sore,” ujar penjaga tempat pendaftaran. Beda orang.

Innaalillah…

“Ini bagaimana kalau pasiennya sakit parah. Apa iya pengobatannya harus ditunda juga, jarena tidak ada dokter.”

Gumam saya kepada teman. Ia sambut dengan senyum simpul.

Keesokan paginya, istri beri usul.

“Cobalah diberi minyak but-but. Kemarin, Anis (putri sulung saya) juga diberi itu. Kotoran di telanganya jadi lembek,” terangnya.

Saya pun akhirnya menjalankan usul itu. Lama berbaring miring di kasur. Biar minyak tidak tumpah keluar.

Telinga merasa mampet. Terasa lebih parah. Pendengaran lebih terganggu. Saya ‘protes’ ama istri.

“Udah, sabar aja. Itu minyak lagi proses penyerapan,” ujarnya. Layaknya ahli medis. He…he…

Tapi, ternyata benar. Lama-lama, sakit telinga terasa mereda. Mulut bisa leluasa digerakkan. Tak ada rasa sakit.

Setelah itu, istri mencoba mengambil pembersih telinga. Ia coba korek-korek. Dan ternyata bencolan itu telah hancur. Lunak.

Beberapa bagian besar sudah bisa dikeluarkan. Alhamdulillah, akhirnya telinga sembuh.

Petang harinya, HP berdering lagi. Dari rumah sakit.

“Mohon maaf, Bapak. Mau konfirmasi, apa bapak jadi periksa sore ini?” ujar seorang wanita di seberang.

“Mohon maaf, Mbak. Tidak jadi periksanya,” jawab saya.

Jadi kejadian ini saya mengambil hikmah. Betapa kita tidak boleh bersuuzhan dengan ketetapan yang telah ditentukan Allah.

Karena boleh jadi, di balik itu semua, ada kejutan indah yang tengah dipersiapkan Allah untuk kita.* Dikisahkan oleh Khairul Hibri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokterrumah sakitsakittelingaTHTujian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan di Kamp Baddewi, Aksi ‘Menantang Sutuasi Sulit’
Tulisan selanjutnya RI: Kemakmuran Umat Harus Diprioritaskan OKI 50 Tahun ke Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?