Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan di Mancanegara

Ramadhan di Kamp Baddewi, Aksi ‘Menantang Sutuasi Sulit’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Juni 2019 17:01 5:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juni 2019 17:01
Bagikan
Palinfo
Bagikan

Hidayatullah.com–Bersamaan dengan masuknya 10 hari terakhir Ramadhan, Kamp Baddewi bagi para pengungsi Palestina di utara Lebanon semarak dengan dekorasi. Kehadiran toko-toko manisan dan jus  selama Ramadhan menambah semarak suasana.

Dari pasar-pasar dan jalan-jalan kamp, dekorasi Ramadhan membentang sampai gang terdekat, indah dan sedikit tertib, meskipun dalam kondisi kehidupan yang sulit.

Koresponden Quds Press berkeliling di kamp, mengamati suasana Ramadhan di sana. Ia berhenti di Pasar al-Fauqany,  pasar utama di kamp itu.

Sebelum buka bersama, para pemilik toko dan penduduk di sana bersiap-siap untuk iftar massal. Di atas meja tersaji aneka makanan dan jus yang dihidangkan untuk orang-orang berbuka. Setelah buka bersama selesai, mereka kembali ke pasar dengan lagu-lagu Ramadhan.

Toko-toko di pasar Beddawi terdiri dari toko aneka pakaian, toko makanan, toko manisan, pabrik cokelat, kedai kopi, hingga toko sayur dan buah. Namun, peraturan menyepakati bahwa seluruh pemilik toko menghargai kondisi ekonomi dan sosial masyarakat.

Baca Juga

Gadis Timor Leste Masuk Islam, Direstui Kedua Orang Tuanya yang Katolik
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
Seluruh Sopir Taksi Dubai Diberi Uang Bonus Ramadhan

Ini membantu penghuni kamp berbelanja sesuai kebutuhan meskipun keadaan sangat sulit dan menekan, sebagaimana harga barang yang relatif mahal bagi warga Lebanon yang tinggal di samping kamp. Mereka datang di bulan ini secara intensif untuk membeli apa yang mereka butuhkan.

“Harga kompetitif dan lebih rendah dibanding harga di luar kamp menjadi faktor yang mendorong anak-anak di kamp dan orang-orang Lebanon dengan penghasilan menengah datang ke kamp,” ujar Abu Mohamed, salah satu pemilik toko mengatakan.

Dia menambahkan kepada Quds Press bahwa aktivitas jual beli tercermin pada seluruh aktivitas perdagangan di kamp, dan meningkat lebih baik selama Ramadhan dan hari libur.

Ahmed Diwan, salah satu penghuni kamp mengatakan bahwa Beddawi dicirikan oleh ikatan sosial penghuninya melalui penggalangan dana bagi yang membutuhkan atau saat sedang sakit, meskipun kondisi masyarakatnya amat sulit.

“Keluarga-keluarga punya rasa hormat yang besar terhadap para penghuni kamp, mengingat lingkungan suku termasuk masyarakat kamp,” katanya dikutip Palinfo.

Dia menunjukkan bahwa di antara keluarga yang tinggal di kamp adalah keluarga Zaid, Ash-Sha’bi, Shatli, Oudah, Azzam, Darwish, Humaid, Ayyash, Abdel Wahab, dan Abdel Ghani.

Dia menjelaskan bahwa keluarga-keluarga tersebut berasal dari desa-desa dan kota-kota di Palestina, di antaranya Suhmata, Damon, Faram, Safouri, Nahf, Haulah, dan Ein Zeitoun.

Beban bermacam-macam

Diwan menjelaskan hidup di kamp amat sulit. Banyak pengangguran dan kesehatan yang amat buruk.

“Kamp menanggung banyak beban, di antaranya pengangguran dan buruknya layanan kesehatan. Selain itu, karena pengungsi kamp bertambah oleh masyarakat Nahr al-Bared akibat peristiwa tahun 2007 dan orang-orang terlantar Suriah lainnya akibat perang Suriah dan pekerja asing,” katanya.

Kamp Baddewi didirikan tahun 1955 di bawah naungan Badan Bantuan dan Pembangunan PBB (UNRWA). Terletak di sebuah bukit di utara Lebanon, di atas lahan 5 km di utara Tripoli, UNRWA memperkirakan populasi penduduk kamp Baddewi sekitar 15 ribu pengungsi Palestina, dan bertambah mencapai 30 ribu pengungsi Palestina akibat kaburnya penduduk Nahr al-Bared ke sana.

Beddawi menanggung beban terberat dari krisis di Nahr el-Bared, tempat pertempuran antara angkatan bersenjata Lebanon dan kelompok Fatah Al-Islam, memaksa 27.000 pengungsi melarikan diri. Populasi Beddawi membengkak dari 15.000 menjadi 30.000 hampir semalam.

Pada pertengahan 2009, sekitar 10.000 pengungsi masih tinggal di Beddawi dan sekitarnya. Ini memberi tekanan besar pada layanan UNRWA di Beddawi dan menempatkan beban lebih lanjut pada penduduk Beddawi sendiri.*/Ulfa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kamp BaddewiLebanonpalestinaRamadhansuriahUNRWA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ani Yudhono Wafat, MUI Turut Berduka Cita
Tulisan selanjutnya Saat Telinga Sakit…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ramadhan di Mancanegara

70.000 Jamaah Berkumpul di Masjid Al-Aqsha untuk Shalat Jumat Terakhir di Bulan Ramadhan

9 Mei 2021 11:22
Ramadhan di Mancanegara

Hadapi Gelombong Kedua Covid-19, Mesir Melakukan Penguncian jelang Hari Raya Idul Fitri

6 Mei 2021 14:00
Ramadhan di Mancanegara

Usia 72 Tahun Tak Halangi Nenek Ini Khatam Al-Quran Meski Gunakan Kaca Pembesar

30 April 2021 10:59
Ramadhan di Mancanegara

Bek Leicester City Berterima Kasih pada Lawan Main setelah Diizinkannya Berbuka Puasa

28 April 2021 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?