Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Antara Nikah, Taat, dan Dakwah

Masykur Abu Jaulah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2019 20:11 8:11 pm
Masykur Abu Jaulah
Dipublikasikan 9 Juni 2019 06:00
Bagikan
[Ilustrasi] Penugasan dai.
Bagikan

Sambungan dari kisah kedua

 

Hidayatullah.com– Tanggal (03/08/1989) menjadi satu hari menyejarah bagi Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur. Secara khusus bagi 31 pasang santri yang baru saja dinikahkan melalui Pernikahan Massal di kampus Gunung Tembak.

Meski sederhana. Semua ikut bergembira bersama pengantin yang bahagia. Kalau dulu badan penuh lumpur, kini kemeja sedikit wangi bercampur. Kalau dulu sehari-hari pikul air dari sumur, sekarang mereka rapi bercukur, dengan baju necis sudah diukur.

Nikah di pesantren kayak main-main saja. Tapi syariat benar-benar dijaga. Ucap ustadz yang masih berlanjut kisahnya tersebut. Cerita ini disampaikan kepada saya dan seorang sahabat, akhir Ramadhan 1440H/2019 lalu, di kediamannya, di Balikpapan.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Main-mainnya bagaimana? Jodoh itu seperti ditukar-pasang begitu saja. Padahal, peserta pernikahan selalu diyakinkan bahwa jodoh mereka tidak mungkin tertukar atau salah pasang.

Soal jodoh sama dengan rezeki. Semua orang hanya jadi perantara. Sedang ketetapannya langsung dari langit. Dari Zat Maha Bijaksana. Pengatur segala urusan kehidupan.

Ustadz itu menceritakan, meski sudah tandatangan, ternyata nama calon bisa berubah dari yang disodorkan sebelumnya. Tidak seperti yang tertera. Sampai hari-H dan akad nikah nantinya.

Menurutnya, demikian itu sering terjadi. Bukan karena kelalaian panitia atau tim pengarah. Tapi diyakini sebagai kerja dari “wahyu sistem” atau rekayasa Ilahi. Sekaligus juga bagian dari uji kekaderan santri.

Anehnya, setelah “diadon” ulang kembali, nama yang muncul justru adik dari sahabat seperjuangan sekaligus mentornya berdakwah. Mereka pernah sama-sama merintis pesantren di Sulawesi Utara. Bedanya, ia di Bitung. Sedang seniornya bertugas di Kinilow, Manado.

Padahal, ia mengaku, sejak bersahabat, tak pernah tahu perihal saudara-saudara perempuan seniornya itu. “Ya cuma fokus kerja dan dakwah. Foto saja tidak sempat lihat. Apalagi kenal orangnya,” jawabnya lugas.

Baca: ‘Berpahit’ Dakwah Dahulu, Berjodoh Manis Kemudian

Apakah itu main-main? Tidak. Itu wujud keyakinan utuh santri yang penuh takzim kepada guru, Ustadz Abdullah Said Rahimahullah. Keyakinan top seperti itu memang nyaris di atas rata-rata. Tak semua bisa. Berat. Penuh resiko.

Usai prosesi akad nikah, kejutan demi kejutan rupanya belum berakhir. Atas perintah Pimpinan Rahimahullah, seluruh mempelai putra diarahkan tinggal di Karang Bugis, di kota. Sedang pengantin wanita wajib kembali ke asrama putri Gunung Tembak, selama beberapa pekan.

Ini juga seperti “main-main” di acara menikah. Sudah menikah tapi belum boleh ketemu. Sudah halal tapi tetap kayak dilarang. Apa lagi hikmah di balik karantina tersebut?

Sami’na wa atha’na. Hanya kalimat ini yang selalu diulang-ulang hingga membekas pada santri. Dengarkan dan taati. Kelak kalian tahu hikmahnya dan rasakan manfaatnya.

Bukan tak rindu sebagai pengantin baru. Apalagi memang sudah sah di penghulu. Tapi ketaatan itu terlalu mulia untuk “disobek” dengan hawa nafsu.

Hingga suatu saat, lonceng berita penugasan kembali ditabuh. Nyaris seluruh pengantin baru diperintahkan bersiap-siap terjun berdakwah ke daerah. Bulan madu urusan belakangan. Tugas saja dulu. Itu hiburan yang biasa didengar.

Sang ustadz rupanya mulai keciprat galau juga. Kenal tidak, ketemu belum, ini sudah harus berangkat lagi. Akhirnya ia nekat minta izin bertemu sejenak dengan sang permaisuri. Minimal taaruf sedikit sambil bicarakan rencana keberangkatan nanti. Itu pikirnya.

Maksud hati bertemu, apa daya sang istri justru merajuk malu. Mungkin karena lama tak menyatu, istrinya belum mau ketemu. Tak ingin memaksa. Ia pun hanya titip pesan singkat. Tolong siap-siap berangkat tugas. Ketemu di kapal laut saja nanti. Sedih. Tapi apa boleh buat.

Baca juga: Jodoh di Bulan Syawal

Melihat adegan dramatis itu, seorang ibu yang selama ini jadi penghubung dengan istrinya tiba-tiba menangis kencang. Tak peduli sedang di pinggir jalan, terus meraung sejadi-jadinya. Ia sedih. Bagaimana mungkin sepasang pengantin ini belum pernah saling ketemu.

Pihak keluarga dan pesantren segera berembuk. Mencari solusi dan maslahat. Singkat kata, pasangan suami istri pejuang itu sempat menikmati hidup bersama walau hanya sepekan.

Setelah itu hari-hari mereka disibukkan dengan dakwah. Berpindah dari satu daerah ke lokasi berikutnya. Sebagai dai spesialis pembuka lahan dakwah, berbagai daerah sudah pernah disambangi. Dari Derawan, Berau, Bitung, Gorontalo, hingga menaklukkan hutan bambu yang terkenal angker di Depok, Jawa Barat.

Kini sang ustadz dan istri sudah dikaruniai sepuluh orang anak. Takdir Allah, keluarga besar mereka rata-rata dikaruniai belasan anak. Semoga kelak kita semua menjadi pejuang di jalan agama Allah. Aamiin!*

Redaktur: Masykur Abu Jaulah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daidakwahHari Raya Idul FitriHidayatullahjodohpernikahansyawaltaqdir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1 Juta Umat Islam Ditahan di Kamp Isolasi China
Tulisan selanjutnya Militer Sudan Tangkap Tokoh Oposisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?