Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Irigasi, Israel Tawarkan India Keahlian Penanggulangan Kekeringan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2019 18:04 6:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2019 18:04
Bagikan
PM Israel Benjamin Netanyahu dan PM India Narendra Modi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel menawarkan India keahliannya dalam penanggulangan kekeringan dan desertifikasi setelah Perdana Menteri Modi membentuk kementerian baru urusan manajemen dan konservasi air, menjanjikan kepada rakyat ketersediaan air bersih di seluruh negeri pada 2024.

‘Kementerian Jal Shakti’ yang baru dibentuk itu bertugas memastikan “pendekatan menyeluruh” dalam penanggulangan kelangkaan air yang berdampak pada pertanian serta rumah tangga, dengan fokus pada konservasi dan manajemen yang layak atas “elemen penting bagi kehidupan” ini, kata kantor PM Narendra Modi seperti dilansir RT Ahad (16/6/2019).

Israel sebelumnya sudah membantu India dalam teknologi irigasi melalui Israel’s Agency for International Development Cooperation (MASHAV).

Sementara wilayah yang dikuasai Zionis Israel hanya sekitar 20% yang layak ditanami, negara itu menaklukkan daerah-daerah gurun sehingga menjadi motor dari industri agrikulturnya. Israel meyakini India dapat melakukan hal serupa.

“Israel berkeinginan kuat untuk bekerja sama dengan Israel dan membagikan semua keahlian dan teknologi canggihnya dalam upaya bersama memerangi desertifikasi, termasuk kemitraan strategis dalam manajemen air dan keamanan air,” kata Dubes Israel untuk India Ron Malka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menjelang World Day to Combat Desertification pada 17 Juni, MASHAV mengatakan siap mentransfer teknologi pertaniannya ke India, serta menawarkan bimbingan dalam pembangunan pertanian daerah gurun, irigasi, desalinasi dan manajemen sumber air.

National Institute for Transforming India (NITI) Aayog memperkirakan sekitar 200.000 orang di India setiap tahun menemui ajal akibat kekurangan akses terhadap air bersih. Sebanyak 600 juta orang lainnya setiap tahun mengalami kekurangan air ekstrim, sebab 54 persen level air tanah sumur-sumur di India mengalami penurunan.

Apabila tren itu terus berlanjut, sekitar 21 kota besar akan kehabisan air tanah mulai tahun depan, menurut laporan NITI Aayog, seraya memperingatkan akan bahaya keamanan pangan yang mengancam di depan mata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaisraelMASHAV
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seekor Gorila di Nigeria Dilaporkan Memakan Duit Jutaan
Tulisan selanjutnya Ko-Konspirator Terkait Korupsi 1MDB Dihukum Bui di Abu Dhabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?