Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Milisi Syiah Hizbullah Akan Ditarik dari Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Juli 2019 08:32 8:32 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Juli 2019 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin gerakan Syiah Hizbullah Libanon, Hassan Nasrallah, mengatakan milisi bersenjata itu tidak perlu lagi hadir ‘dalam jumlah besar’ untuk mendukung rezim Bashar al Assad di Suriah.

Dalam pernyataan pada hari Jumat (13/07/2019) Hasan Nasrullah mengatakan, bahwa dia telah mengurangi jumlah milisi bersenjatanya yang telah mendukung rezim Assad di Suriah dalam perang selama enam tahun.

“Kami hadir di setiap area yang dulu. Kami masih di sana, tapi kami tidak perlu berada di sana dalam jumlah besar selama tidak ada kebutuhan praktis,” katanya dalam siaran wawancara di stasiun TV Syiah Al Manar.

Milisi Syiah bersenjata yang didukung Iran ini, yang telah berperang di Suriah sejak 2013, tidak menjelaskan sejauh mana pengurangan tersebut.

Didukung oleh Rusia dan Iran, rezim Assad telah mengambil sebagian besar wilayah dari kelompok pembebasan dan oposisi sejak 2015, dan sekarang menguasai sekitar 60 persen negara itu.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Hassan Nasrullah mengatakan tidak ada milisinya yang saat ini terlibat dalam pertempuran di wilayah barat laut Suriah, Idlib, di mana rezim dan pasukan Rusia telah meningkatkan pemboman mematikan wilayah yang dikuasai oposisi sejak akhir April, menewaskan lebih dari 600 warga sipil.

Dia berbicara setelah Washington mengumumkan sanksi baru pada hari Selasa terhadap Hizbullah, menargetkan para pejabat terpilih dari gerakan untuk pertama kalinya.

“Semua transaksi dengan file Suriah tidak ada hubungannya dengan sanksi atau penghematan keuangan,” katanya.

Hizbullah dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, dan merupakan satu-satunya faksi politik yang tidak dilucuti setelah perang saudara Libanon 1975-1990.

Tapi itu juga pemain politik utama di Libanon, dengan basis dukungannya terutama di komunitas Syiah. Itu memenangkan 13 kursi dalam pemilihan parlemen tahun lalu dan memiliki tiga posisi di kabinet saat ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHassan NasrallahLibanonsuriahsyiahSyiah Hizbullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Penyakit Siphilis Melonjak di Inggris dan Eropa
Tulisan selanjutnya Di Tengah Kebuntuan, Rakyat Sudan Berjuang Menghadapi Krisis Ekonomi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?