Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR: Pemerintah Harus Meminimalkan Pemicu Seks Pranikah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 Juli 2019 23:13 11:13 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 Juli 2019 23:13
Bagikan
Ledia Hanifa Amaliah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menurut Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi X DPR RI, beberapa hal harus diperhatikan oleh pemerintah terkait pernikahan anak. Pertama, pendidikan yang komprehensif dalam keluarga.

“Pendidikan yang komprehensif meliputi pendidikan agama dan sosial dalam keluarga. Kedua, tingkat pendidikan anak-anak Indonesia sendiri harus ditingkatkan. Data BPS 2017 rata-rata lama bersekolah anak Indonesia hanya 8,9 tahun. Tidak lulus SMP! Berarti, diperlukan upaya keras untuk meningkatkannya,” katanya di Jakarta Selatan, Kamis (25/07/2019).

Faktor lainnya, lanjut Ledia adalah masalah lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembang anak.

Ledia antara menilai pemerintah harus meminimalkan pemicu terjadinya seks pra nikah.

“Lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembang anak dan meminimalisir tekanan kelompok pada hal-hal yang negatif. Selain itu, pemerintah juga harus meminimalisir hal-hal yang menjadi pemicu seks pranikah seperti minimuman beralkohol, pornografi, dan narkoba. Undang-undang Pornografi yang sudahkan pada tahun 2008 mengamanatkan dibentukannya Gugus Tugas Antipornografi oleh pemerintah, nyatanya belum berjalan hingga sekarang,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Ledia, masalah pernikahan anak yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor. Di antaranya, pemahaman orangtua dan keluarga.

“Banyak sebab pernikahan anak ini terjadi ya, ada masalah ekonomi, budaya, pemahaman dan bahkan seks pranikah. Pemahaman orangtua menjadi kunci. Memastikan yang akan menikah baligh dan berakal, karena menikah bermakna membangun peradaban sehingga perlu dipersiapkan dengan matang,” ujar Anggota Legislatif yang juga merupakan Ketua DPP PKS ini dalam keterangan PKS.

Ia berharap, pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar pada tanggal 24 Juli kemarin, bisa mendorong pemerintah lebih serius lagi mengatasi permasalah ini, agar tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban.

“Pesoalan ini harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah. Dan, penyelesaiannya pun harus dilakukan dari hulur hingga ke hilir. Tentu, kita semua berharap tidak saja pemerintah namun semua elemen untuk serius melihat masalah ini. Begitupun dengan kita, semoga Allah beri kemudahan,” tutupnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Komisi X DPR RILedia Hanifa AmaliahPendidikanpernikahan anakseks bebasseks pra nikah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Lobi Saudi Agar 4 Kloter Jamaah Haji Bisa Mendarat di Jeddah
Tulisan selanjutnya Menag: Undang-Undang Tegaskan Penyelenggara Umrah adalah PPIU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?