Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembunuhan 2 Remaja Ungkap Ketidakberesan Polisi Rumania, Mendagri Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2019 15:02 3:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2019 15:30
Bagikan
Mendagri Rumania Nicolae Moga.
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Dalam Rumania Nicolae Moga mengundurkan diri dari jabatannya menyusul kasus pembunuhan 2 remaja yang akhirnya mengungkap ketidakberesan aparat kepolisian.

Muncul kemarahan publik setelah Alexandra Macesanu, 15, dan Luiza Melencu, 18, tewas dibunuh di kota Caracal.

Macesanu menelepon nomor darurat Eropa 112, tetapi petugas membutuhkan waktu 19 jam untuk menemukan lokasinya, sebab polisi kesulitan melacak asal telepon dan menunggu surat perintah penggeledahan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Nicolae Moga, yang baru menjabat enam hari, mengundurkan diri dari jabatan menteri dalam negeri pada hari Selasa (30/7/2019).

Hasil penyelidikan menunjukkan badan-badan keamanan publik yang terlalu dipolitisir ternyata tidak disokong dengan anggaran yang memadai, jumlah personelnya tidak cukup dan mereka tidak terlatih dengan baik, lapor Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepala kepolisian Rumania sudah dipecat karena kasus itu, demikian pula sejumlah kepala kepolisian di daerah.

Presiden Rumania Klaus Iohannis mengatakan bahwa hasil penyelidikan yang dipaparkan di Dewan Pertahanan Tertinggi hari Selasa menunjukkan banyak ketidakberesan. Tidak hanya upaya pencarian yang tertunda, prosedur pencarian dan penyelamatan korban juga tidak dipatuhi. Institusi-institusi yang bertugas menjaga ketertiban dan keselamatan warga gagal menjalankan tugasnya dengan baik, bahkan melakukan banyak kesalahan besar sehingga berakibat nyawa orang melayang.

Iohannais mengatakan bahwa dia sudah meminta agar pemerintah yang dikuasai Sosial Demokrat melakukan perubahan guna memperbaiki respon kasus dan kerja sama antarinstitusi terkait, termasuk pengadaan teknologi untuk melacak lokasi penelepon yang menghubungi nomor darurat 112.

Seorang dari lingkungan dalam kepolisian Rumania mengatakan kepada Euronews bahwa penanganan kasus anak-anak yang hilang itu keliru sejak awal.

Petugas yang dikirim untuk melakukan pencarian tidak mengetahui soal sistem lokalisasi yang berguna menentukan dan membatasi wilayah pencarian korban. Petugas pencarian juga tidak cakap dalam berinteraksi dengan korban.

Teknologi yang dipakai untuk mengetahui lokasi dari mana si penelpon 112 sudah ketinggalan zaman. Parahnya, petugas pun tidak terampil dalam menggunakan perangkat yang ada. Akibatnya, lokasi korban baru diketahui pada malam hari, setelah korban tak bernyawa beberapa jam.

Masalah juga terjadi dalam pemahaman petugas soal undang-undang yang berlaku.Memang benar memasuki properti orang lain tanpa izin adalah melanggar hukum. Akan tetapi, rupanya petugas tidak memahami pengecualian hukum soal kedaruratan terkait UU properti dan penanganan kasus orang hilang di mana aparat harus bertindak cepat untuk menyelamatkan korban penculikan. Akibat ketidakpahaman hukum tersebut, petugas justru menghabiskan waktu mengurus administrasi yang tidak perlu sebelum melakukan pencarian dan penyelamatan korban, papar orang dalam kepolisian tersebut kepada Euronews.

Dilansir Radio Free Europe (30/7/2019), pemilik rumah di mana kedua remaja putri itu ditemukan, Gheorghe Dinca, mengaku membunuh Macesanu dan Melencu yang dilaporkan menghilang pada bulan April.

Namun, sampai saat ini pihak berwenang belum juga berhasil mengkonfirmasi apakah tulang-belulang yang ditemukan di properti Dinca itu sesuai dengan DNA baik Macesanu maupun Melencu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Nicolae MogaRumania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pimpinan Komisi X Tolak Wacana Impor Rektor
Tulisan selanjutnya Naik Kereta di Roma Bayar Dengan Botol Plastik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?