Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diplomat AS Dipersilahkan Angkat Kaki Jika Tak Suka Dengan Kamboja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2019 21:24 9:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2019 06:20
Bagikan
Kedutaan AS di Kamboja.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pejabat di Kedutaan Amerika Serikat di Kamboja dipersilahkan meninggalkan negara itu apabila mereka tidak suka di sana, kata seorang jubir pemerintah Kamboja hari Kamis (1/8/2019), menyusul kritikan oleh para diplomat AS yang menuding pemilu 2018 di negara itu dipenuhi kecurangan.

Partai Rakyat Kamboja (CCP) pimpinan Perdana Menteri Hun Sen memenangkan semua 125 kursi di parlemen dalam pemilu tahun lalu.

Kelompok-kelompok peduli HAM menuding pemilu tersebut sangat tidak adil dikarenakan partai oposisi utama dibubarkan oleh pemerintah yang dikuasai Hun Sen.

Para pejabat AS seharusnya tidak membuat komentar “tidak beradab” semacam itu, kata jubir pemerintah Phay Siphan.

“Meskipun (negara) kita berteman, apabila para pejabat itu tidak suka Kamboja, mereka seharusnya berkemas dan pergi. Biar saya tegaskan: Kami tidak mengharapkan kedatangan kalian,” kata Siphan dalam konferensi pers rutin hari Kamis seperti dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Siphan mengatakan dia merujuk sebuah cuitan di Twitter bulan lalu oleh Presiden AS Donald Trump yang mengatakan kepada empat wanita anggota Kongres AS dari etnis minoritas agar “kembali ke tempat asal” ke “tempat-tempat yang sangat buruk dan dijangkiti kriminalitas di mana mereka berasal”.

“Kami juga punya hak berbicara seperti Presiden Donald Trump. Sederhana saja. Jika Anda tidak suka di sini, pergilah,” kata Siphan.

Kamboja selama bertahun-tahun menghadapi kritikan soal pelanggaran HAM dan sikapnya yang semakin cenderung ke China untuk urusan dukungan diplomatik dan finansial.

Hubungan militernya dengan China sangat mengkhawatirkan Amerika Serikat, terlebih soal kesepakatan rahasia izin penggunaan sebuah pangkalan laut di Kamboja oleh China. Hun Sen membantah ada kesepakatan seperti itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatKamboja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Raya Idul Adha Akan Bersamaan pada Hari Ahad 11 Agustus
Tulisan selanjutnya Penjualan Kantong Kresek di England Menurun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?