Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nonton Adu Banteng Dua Menteri Prancis Dihujani Kecaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2019 21:23 9:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Agustus 2019 21:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok-kelompok peduli kesejahteraan hewan mengecam Menteri Pertanian Prancis Didier Guillaume dan koleganya Jacqueline Gourault, yang memimpin kementerian urusan kohesi regional, setelah tertangkap kamera menonton aksi adu banteng di kota Bayonne.

Guillaume dan Gourault terlihat oleh seorang jurnalis lokal, Pierre Sabathié, di acara tersebut di mana enam ekor banteng dibunuh.

Foto yang dibagikan Sabathié lewat Twitter itu kontan menyulut kecaman dan kemarahan dari berbagai kelompok peduli binatang, lansir RFI Jumat (16/8/2019).

Brigitte Bardot Foundation, yang fokus melindungi binatang, mengatakan bahwa Menteri Pertanian Guillaume, yang salah satu tugasnya menangani kesejahteraan hewan, menunjukkan perilaku “yang amat sangat tidak patut,” karena menghadiri acara penyiksaan terhadap hewan.

Seorang jubir yayasan mengatakan bahwa pendiri yayasan mereka, aktris dan aktivis Brigitte Bardot, merencana mengontak Perdana Menteri Edouard Philippe untuk mendesaknya agar menghapus tugas kesejahteraan hewan dari kementerian pertanian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di tempat lain, jubir Partai Hijau Prancis menuding kedua menteri itu munafik.

“Ada jurang yang sangat lebar antara apa yang dikatakan para menteri dan apa yang mereka lakukan,” kata Julien Bayou kepada BFM TV. Dia menambahkan bahwa tindakan kedua menteri itu menunjukkan bukti nyata pemerintahan Presiden Emmanuel Macron di bawah pengaruh kelompok-kelompok lobi.

Di Prancis, kekejaman terhadap binatang dapat mengakibatkan seseorang dipenjara hingga dua tahun dan denda sampai 30.000 Euro. Akan tetapi, adu banteng diperbolehkan di sebagian wilayah selatan Prancis.

Bayonne adalah kota di Prancis yang paling lama menggelar adu banteng dan penduduknya bangga dengan tradisi itu, yang digelar sejak 1853.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adu bantengGouraultGuillaumePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Larang Eks Menlu Terima Tawaran Kerja dari Perusahaan
Tulisan selanjutnya Sohibul Iman: DPR Jangan Jadi Tukang Stempel Kebijakan Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?