Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR: Perlu Langkah Lebih Substantif & Cermat Soal Papua

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2019 09:22 9:22 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 Agustus 2019 09:21
Bagikan
Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR RI Sukamta di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/01/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menilai persoalan Papua telah sampai pada level yang sangat serius berdasarkan berbagai indikasi yang terjadi belakangan ini.

Indikasi itu, terang Sukamta, seperti berbagai aksi mahasiswa Papua di beberapa kota besar, penolakan rombongan Gubernur Papua dan Jawa Timur oleh mahasiswa di Asrama Papua pada Rabu (28/08/2019), serta masih dimatikannya jaringan internet di Papua hingga saat ini.

“Saya kira persoalannya sangat serius, hanya saja kita masih cukup gelap atas apa yang terjadi sesungguhnya mengapa sampai berlarut-larut,” ujar Sekretaris Fraksi PKS ini dalam siaran pers PKS kepada hidayatullah.com, Kamis (29/08/2019).

Baca: Din Ingatkan Pemerintah: Masalah Papua Serius, Jangan Anggap Remeh

Sukamta berharap pemerintah lebih transparan tentang persoalan Papua, karena setelah berjalan dua pekan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Apalagi sudah jatuh korban dari anggota TNI dan Polri. Saya kira pemerintah perlu mengubah pendekatan yang terlalu lunak menjadi lebih tegas, khususnya terhadap perilaku terorisme bersenjata. Sementara untuk demonstrasi-demonstrasi tetap harus diberi ruang,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sukamta menilai pemerintah perlu segera membuat langkah yang lebih substantif dan cermat untuk menyelesaikan permasalahan Papua. Berdasarkan laporan beberapa riset di Papua, persepsi sebagian besar responden Warga Papua merasa mendapat perlakuan tidak adil serta merasa dipinggirkan akibat hadirnya pendatang.

“Padahal Pak Presiden (Joko Widodo) sudah 13 kali mengunjungi Papua dan pemerintah mengklaim membangun banyak infrastruktur di Papua,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Sukamta mengatakan, perlu segera dirumuskan oleh pemerintah baik agenda jangka pendek untuk mengembalikan suasana yang kondusif dan agenda jangka panjang untuk mengatasi persoalan mendasar yang dirasakan warga Papua.

Baca: Ekonom: Ada Ketidakadilan Pemerintah Terhadap Rakyat Papua

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Prof Din Syamsuddin, mengingatkan pemerintah agar segera menemukan solusi yang terbaik bagi masyarakat Papua dan Papua Barat.

Sebab, terang Din, jika tidak ada penanganan khusus dari pemerintah dalam persoalan Papua, maka eskalasi akan semakin panjang dan meluas.

“Masalah Papua ini masalah serius, jangan anggap remeh, pemerintah harus berhati-hati dan berkeadilan jika ingin mengatasi gejala itu,” ujar Prof Din di kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (28/08/2019).

Baca: Pemblokiran Internet di Papua, YLKI Desak Pemerintah Transparan

Din pun menekankan pemerintah agar menjadikan persoalan Papua sebagai skala prioritas dibandingkan dengan wacana memindahkan ibu kota. Din mengatakan bahwa Papua merupakan rumah Indonesia yang harus dijaga bersama.

“Kami mengimbau agar pemerintah khususnya Bapak Presiden (Joko Widodo, red) lebih memfokuskan menyelesaikan masalah Papua dan masalah keadilan masyarakat, daripada repot-repot memikirkan pemindahan ibu kota,” ungkapnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menilai, persoalan di Tanah Papua karena adanya ketidakadilan dalam berbagai aspek. Oleh karena itu, keadilan dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah di Papua dan Papua Barat.

Din menilai, jika tidak berkeadilan, maka dapat menggoyahkan persatuan dan kesatuan Indonesia.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PapuaPapua Baratpemindahan ibu kotaPKSSukamtaterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasil Survei LIPI: Pemilu 2019 Menyusahkan
Tulisan selanjutnya facebook menyensor konten palestina Jelang Pipres AS 2020 Facebook Perketat Iklan Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?