Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

A. Hassan dalam Pandangan Dr. G.F. Pijper

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 September 2019 20:00 8:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 September 2019 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | DR. G. Pijper dalam karyanya berjudul “Studen Over De Geschiedenis Van De Islam in Indonesia 1900-1950” (1977: 120-126), menulis beberapa fakta menarik tentang A. Hassan dan organisasi Persis-nya.

Akan penulis rangkum bagian-bagian cukup penting pada poin-poin berikut: Pertama, A. Hassan disebut sebagai inspirator tunggal Persatuan Islam, sebagaimana Ahmad Soerkati yang merupakan inspirator Al-Irsyad.

Kedua, mengenai nama A. Hassan. Pada tanggal 23 Juni 1949, A. Hassan mengirim surat kepada Pijper dengan berbahasa Arab yang intinya, nama aslinya adalah Hassan ibn Ahmad. Ditulis A. Hassan karena kebiasaan orang India yang menempatkan nama ayah di depan. Aslinya “Hasan” cuma ditulis “Hassan” karena ayahnya menulisnya mengikuti cara orang Inggris yang suka menulis huruf mati dengan tanda tasydid.

Ketiga, A. Hassan disebut sebagai penulis produktif dan sangat pandai menulis buku, majalah dan brosur. Buku Tafsir al-Furqan, Soal-Jawab, majalah Pembela Islam, Al-Lisaan adalah salah satu contohnya yang menggambarkan produktifitas dan keseriusannya dalam bidang kepenulisan.

Baca:  Logika Jenaka Tuan A. Hassan

Keempat, dari segi jumlah Persis tidak begitu besar. Tetapi pengaruh Persis di bidang rohani sangat besar berkat tulisan A. Hassan.

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Lebih dari itu, sebagai tambahan atas poin Pijper ini, tidak berlebihan apa yang dikatakan oleh Moh. Roem, peran A. Hassan dan Persatuan Islam dalam berjasa besar dalam pengembangan bahasa Indonesia lewat karya-karya tulisnya.

Kelima, pada bulan Februari tahun 1940, A. Hassan menulis surat ke Dr. Pijper bahwa dia bersama keluarganya akan pindah ke Bangil, Jawa Timur. Demikian juka percetakan dan sekolah agamanya diboyong ke Bangil. Menurut cerita yang didapat, A. Hassan ke Bangil dibiayai seorang India kaya raya yang sepaham dengan dirinya.

Keenam, pada masa penjajahan Jepang, sebagaiaman surat yang ditujukan ke Pijper, A. Hassan berhenti dari aktivitas tulis-menulis karena ada sensor dari Jepang setiap tulisan yang mau terbit. Sikapnya terhadap penjajah (Belanda maupun Jepang) tegas, sebagaimana Ahmad Soerkati. Ia sama sekali tidak mau tentang orang Jepang.

Baca:  Ahmadiyah Versus A Hassan

Ketujuh, Pijper tidak tahu pasti wafatnya A. Hassan. Akhirnya tahu dari Haji Tubagus Syu’aib Sastradiwirya (seorang murid dan pengagum) yang mengirimkan surat bahwa A. Hassan wafat pada tahun 1958.

Kedelapan, A. Hassan benar-benar seorang reformis walaupun bukan lulusan sekolah reformis dari Mesir. Dia tahu Muhammad Abduh dan Soerkati, tapi pandangannya yang reformistis tidak dipengarui keduanya.

Kesembilan, banyak sekali karya-karya A. Hassan. Pijper membahasakan ibarat batang-batang padi yang mencuat ke atas sawah Priyangan yang subur.

Kesepuluh, meminjam pendapat Adolf von Harnack (1851-1930) seorang Teolog Jerman, Dr. Pijper tidak ragu mendapuk A. Hassan sebagai benar-benar seorang reformis. Katanya, “Reformasi yang sungguh-sungguh penting selalu berpangkal pada sebuah pemikiran yang kritis.” Dan A. Hassan telah melakukannya. Rahimahullah rahmatan wasi’ah.*/Mahmud Budi Setiawan

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:A. HassanPersatuan IslamPersis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Migran Suriah Masuk Eropa Menyamar Sebagai Tim Bola Voli
Tulisan selanjutnya Remaja Indonesia dan Filipina Ditangkap karena Membunuh Bayi di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

Berita
31 Oktober 2026 17:26
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?