Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meskipun Diprotes Barat, Presiden Uganda Teken UU Anti-Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2014 19:27 7:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2014 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Uganda Yoweri Musevani akhirnya menandatangani undang-undang yang memberikan sanksi hukum terhadap pelaku homoseksual.

“Presiden baru saja menandatangani undang-undang anti-homoseksual,” kata jurubicara kepresidenan Sarah Kagingo dilansir Aljazeera dari Reuters Senin (24/2/2014).

Sebelumnya pada hari yang sama, jurubicara pemerintah Uganda Ofwono Opondo mengatakan, presiden “ingin penandatanganan itu disaksikan oleh media-media internasional guna menunjukkan independesi Uganda di hadapan tekanan dan provokasi negara-negara Barat.”

Rakyat Uganda mendukung undang-undang anti-homoseksual itu. Namun, negara Barat dan kelompok-kelompok HAM justru sibuk menentangnya. Mereka menyebut UU anti-homoseksual itu sebagai hukum draconian, kejam, untuk sebuah negara yang telah menyatakan homoseksual sebagai tindakan terlarang.

UU tersebut mengancam pelaku homoseksual dengan hukuman 14 tahun penjara hingga seumur hidup, jika dianggap terlalu parah dan sangat berlebihan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aslinya, undang-undang itu memberikan hukuman mati. Tetapi kemudian dikurangi menjadi hukuman seumur hidup, karena ada kritikan dari sejumlah negara dan organisasi asing.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah mendesak Musevani untuk tidak menandatanganinya. Obama mengancam, apabila UU itu disahkan maka akan mempengaruhi hubungan negara Afrika Timur itu dengan Washington.

Ancaman senada datang dari negara Eropa yang juga memberikan bantuan ekonomi kepada pemerintah di Kampala.

Uganda merupakan sekutu kunci negara-negara Barat dalam memerangi kelompok Islam di Somalia. Pasukan militer Uganda merupakan tulang punggung Uni Afrika dalam memerangi kelompok-kelompok Islam yang dituding beraliansi dengan Al-Qaida.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muncul Penyakit Mirip Polio di Amerika
Tulisan selanjutnya Kabinet Mesir Pimpinan PM Beblawi Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?