Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Italia Termasuk Negara Terburuk Untuk Tempat Tinggal dan Bekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 September 2019 18:50 6:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 September 2019 09:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Italia termasuk salah satu negara terburuk untuk tempat tinggal dan bekerja, menurut hasil survei internasional perihal kehidupan ekspatriat di seluruh dunia.

Dinilai oleh pemukim internasional tentang kualitas hidup, biaya hidup, peluang pekerjaan, kehidupan keluarga dan kemudahan untuk menetap, Italia berada di peringkat ke-63 dari 64 negara, semakin melorot dibanding tahun lalu di posisi 61. Bersama Italia ada Nigeria dan Kuwait.

Performa terburuk Italia berada di kategori pekerjaan, menduduki posisi paling buncit dari semua negara yang disurvei.

Banyak responden, 58 persen, menilai perekonomian Italia negatif. Hanya 29 persen responden mengaku puas dengan prospek karirnya di Italia. Kurang dari 50% yang senang dengan keamanan kerja, jam kerja atau pekerjaannya secara umum.

Para pekerja asing juga banyak yang melaporkan bahwa mereka menerima lebih sedikit bayaran di Italia dibanding negara lain. Sebanyak 31 persen mengaku gaji bersihnya setiap bulan tak cukup untuk memenuhi biaya hidup. Sebanyak 46 persen responden mengaku digaji lebih rendah di Italia dibanding di negara asalnya untuk pekerjaan yang sama. Bandingkan rata-rata global yang mencapai 25 persen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Responden mengeluhkan biaya hidup di Italia yang relatif mahal dibanding gaji yang mereka terima, minimnya fasilitas penitipan dan perwatan serta pendidikan anak, payahnya layanan digital, sulitnya berteman dengan orang lokal, serta kondisi politik yang kerap tidak stabil.

Positifnya, iklim di Italia tergolong nyaman dan banyak tempat untuk berlibur dan santai, serta kemudahan mempelajari bahasa setempat.

Secara umum hasil survei Expat Insider oleh InterNations itu menunjukkan bahwa Italia memang negara yang diminati banyak wisatawan mancanegara, tetapi tidak untuk tujuan bekerja dan menetap berlama-lama, lansir The Local Italia (16/9/2019).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Italia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara Mahasiswa Korban Kekerasan Minta Tanggung Jawab Jokowi & DPR
Tulisan selanjutnya Gempa di Ambon 2 Kali, Berkekuatan M 6.8 dan 5.6

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kolom

Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Kolom
24 Juni 2026 17:31
‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?