Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Desak Pemrotes Iran Kirimi Video Kekerasan Agar Pihaknya Dapat Memberi ‘Sanksi’ Teheran

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 November 2019 17:52 5:52 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 November 2019 17:52
Bagikan
Menlu AS Mike Pompeo
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah mengajukan permohonan kepada para pengunjuk rasa di Iran, meminta mereka untuk berbagi foto dan video yang mengekspos pelanggaran HAM selama aksi protes. Pompeo rupanya berharap menggunakan rekaman itu untuk membenarkan lebih banyak sanksi terhadap Teheran.

“Saya telah meminta para pemrotes Iran untuk mengirimi kami video, foto, dan informasi mereka yang mendokumentasikan tindakan keras rezim terhadap para pemrotes. AS akan mengekspos dan memberi sanksi atas pelanggaran tersebut,” tulis Pompeo dalam ciutannya melalui akun twitter.

Dia menyerukan hal yang sama dalam pesan terpisah dalam bahasa Persia, di mana dia berbicara kepada “pemrotes Iran yang berani” yang mengambil bagian dalam demonstrasi, dipicu oleh kemarahan atas kenaikan biaya bahan bakar (BBM).

Amerika Serikat akan menggunakan materi tersebut untuk “secara terbuka mengutuk penganiayaan terhadap pengunjuk rasa,” tambah diplomat senior AS itu dikutip RT, hari Jumat (22/11).

Baca: Gunakan ‘Pola mengerikan’: Amnesty Sebut 106 Tewas dalam Unjuk Rasa di Iran

Iran menutup internet ketika protes semakin meluas, memicu tuduhan bahwa rezim berusaha mencegah bukti penyalahgunaan menyebar secara online.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Teheran mengklaim telah memulihkan internet di satu propinsi pada hari Jumat, menurut media pemerintah.

Teheran telah menolak solidaritas yang diakui-diri Washington dengan para pengunjuk rasa dengan menyebutnya munafik. Menunjuk pada sanksi keras yang dipaksakan secara sepihak oleh AS, Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif berpendapat awal pekan ini bahwa “rezim yang memaksakan tindakan ekonomi yang memaksa dan melarang pengiriman makanan dan obat-obatan ke orang tua dan pasien, tidak pernah dapat mengklaim bahwa itu mendukung bangsa Iran (pengunjuk rasa).”

Dia meminta Pompeo untuk bertanggung jawab atas “aksi teroris dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Republik Iran.

Baca: Iran Terus Bergolak: Tiga Aparat Keamanan Ditikam, Internet Dimatikan

Pro-pemerintah

Hari Kamis pemrotes pro-pemerintah berkumpul di beberapa kota di Iran, yang telah diguncang oleh kerusuhan, untuk menunjukkan kesetiaan kepada pemimpin tertinggi Iran, kantor berita Fars melaporkan.

Mereka turun ke jalan-jalan di Shiraz, Isfahan, Qom, Yasouj, Shahroud, Karaj, Kerman, Zahedan dan Bandar Abbas untuk menunjukkan dukungan kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan menentang “perusuh”, kutip Xinhua, Jumat (22/11).

Kelompok pendukung pemerintah ini meneriakkan slogan-slogan, termasuk ‘kematian bagi AS’, ‘kematian bagi Israel’ dan ‘kematian bagi orang-orang munafik’ – sebuah istilah yang digunakan oleh orang Iran untuk merujuk pada Organisasi Mujahidin-e Khalq (MKO yang juga dikenal sebagai MEK, NCR, NCRI dan organisasi teroris PMOI).

Iran menghadapi kesulitan ekonomi menyusul sanksi AS setelah menarik diri dari Joint Comprehensive Plan of Actio.

Baca: Protes Kenaikan BBM Marak, Ali Khamenei justru Setuju Naikkan Harga

Washington memberlakukan sanksi ke Iran dengan memberikan keringanan 180 hari, yang disebut Pengecualian Pengurangan Signifikan (SRE), ke delapan negara – termasuk China, Yunani, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Turki – untuk membantu mereka menghentikan pasokan minyak Iran.

Sebelum ini, lembaga HAM Internasional, Amnesty International, mengutip “laporan yang kredibel”, bahwa pihaknya meyakini sedikitnya ada 106 orang di 21 kota telah tewas dalam protes di Iran terkait kenaikan harga bensin yang ditetapkan pemerintah.

Amnesty dikutip France 24, menambahkan pihaknya “percaya bahwa jumlah korban sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi, di mana beberapa laporan menyatakan sebanyak 200 telah terbunuh”.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS Mike PompeoBBMirankrisis IranMenlu ASsyiahSyiah Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pemboman gaza Jaksa Jerat Benjamin Netanyahu dalam Kasus Suap dan Korupsi
Tulisan selanjutnya TikTok konten Tidak Bermoral Angkatan Darat AS Periksa Keamanan TikTok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?