Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Lobi Uni Emirat Arab Ikut Mendorong AS Jatuhkan Sanksi pada Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Desember 2019 20:28 8:28 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Desember 2019 21:30
Bagikan
Bendera Uni Emirat Arab
Bagikan

Hidayatullah.com-Uni Emirat Arab (UAE) mempekerjakan sebuah perusahaan lobi AS untuk meyakinkan para Senator untuk menjatuhkan sanksi pada Turki, Anadolu Agency belum lama ini.

Kantor berita itu mengatakan pihaknya telah mendapatkan sebuah email oleh Charles Johnson, mitra di kelompok lobi Akin Gump Strauss Hauer & Feld LLP, yang dikirimkan seminggu setelah Dewan Perwakilan Amerika Serikat mengeluarkan undang-undang yang mensanksi Turki.

Dikirim pada 7 November, dalam email dijelaskan: “Andrew & Matt – Saya menghubungi atas nama klien kami, Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, untuk menekankan kecaman UAE atas agresi Turki di Suriah dan mendukung langkah-langkah sanksi terhadap Turki seperti Undang-Undang Perlindungan terhadap Konflik oleh Turki yang telah dikeluarkan Dewan.”

“Saya harap informasi ini bermanfaat sementara anda terus memantau perkembangan di Suriah, dan karena Senat mempertimbangkan langkah-langkah sanksi potensial,” tambahnya.

Email tersebut juga memuat sejumlah tautan yang mendukung klaim bahwa Qatar telah mendukung operasi militer Turki di Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak jelas kepada siapa korespondensi tersebut dikirim sementara kedutaan UAE di Washington tidak menanggapi permintaan Anadolu untuk berkomentar.

Minggu lalu, Senator AS mendukung UU yang menjatuhkan sanksi kepada Turki karena membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dan operasi militernya di Suriah.

Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir pernah berencana untuk menginvasi Qatar pada 1996. Hal ini berdasarkan pengakuan mantan komandan tentara bayaran asal Perancis, Paul Barrell dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

Menurut Barrell, kudeta yang gagal itu, mendapat dukungan besar UEA, bahkan Negara ini menampung Barrell dan teman-temannya di hotel InterContinental di Abu Dhabi tempat senjata yang akan digunakan disimpan.

“Sebanyak 40 personel militer terlatih sudah bersama saya untuk mempersiapkan serangan,” kenang Barrell. Barrell mengatakan, senjata yang akan digunakan dikirim dari Mesir dan tim militer yang akan melaksanakan operasi termasuk para perwira Qatar di pengasingan. Sementara, Arab Saudi mempersiapkan para pejuang suku dan Bahrain akan digunakan sebagai penghubung bagi Barrell dan tim komunikasi yang mengawasi operasi di Doha.

Di antara sasaran serangan adalah kediaman Sheikh Hamad, stasiun televisi pemerintah, dan fasilitas keamanan negara.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASNegara Teluk ArabQatarTurkiUAEUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagaimana Tanah Umat Islam di Filipina Selatan Bisa Menyusut?
Tulisan selanjutnya Nasihat Ulama asal Mesir bagi Lembaga Pendidikan di Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?