Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Neo-Nazi Combat 18 Dinyatakan Terlarang di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2020 19:01 7:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2020 19:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jerman mengatakan kelompok ekstrimis sayap kanan dan anti-Semitisme merupakan ancaman yang nyata bagi masyarakat ketika menyatakan kelompok neo-Nazi Combat 18 sebagai organisasi terlarang.

Menteri Dalam Negeri mengutip aksi penembakan atas sebuah sinagog di Halle dan pembunuhan Walter Lubcke tahun lalu sebagai buktinya.

“Larangan yang ditetapkan hari ini merupakan pesan yang jelas, yaitu ekstrimisme sayap kanan dan anti-Semitisme tidak memiliki tempat di negeri ini,” kata Mendagri Horst Seehofer hari Kamis (23/1/2020) seperti dikutip Euronews.

Seehofer mengatakan kelompok tersebut terlibat dalam produksi dan distribusi musik dan konser-konser ekstrimis sayap kanan.

Combat 18 didirikan di Inggris pada awal 1990-an oleh anggota-anggota organisasi beraliran kanan jauh British National Party, dan tidak lama kemudian menyebar ke negara Eropa lain termasuk Jerman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nama Combat 18 diambil dari inisial diktator Nazi Adolf Hitler, A merupakan abjad ke-1 dan H abjad ke-8 dalam alfabet.

Kelompok Combat 18 merupakan kelompok sayap kanan kedelapan belas yang dinyatakan terlarang di Jerman. Sebelumnya White Wolves Terror Crew dinyatakan ilegal pada Februari 2016.

Pengumuman oleh pemerintah Jerman itu dilakukan sementara sejumlah tokoh dunia hari Kamis (23/1/2020) berkumpul di Yerusalem guna memperingati tahun ke-75 pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia yang diduduki pasukan Nazi Jerman.

Pada hari Kamis yang sama, lebih dari 200 petugas kepolisian melakukan penggerebekan di pagi hari di enam wilayah negara bagian. Dalam penggerebekan itu petugas menyita telepon seluler, laptop, senjata, barang dan materi yang berkaitan dengan propaganda Nazi.

Menurut kementerian, sekitar 20 orang yang berkaitan dengan kelompok Combat 18, mulai dari yang berstatus “suporter” sampai “anggota penuh”, diciduk dalam penggerebekan tersebut. Operasi di negara Thuringia menarget pemimpin lokal kelompok itu, dan beberapa anggota penuh Combat 18 di Brandenburg, Hessen, Mecklenburg-Vorpommern, Nordrhein-Westfalen und Rheinland-Pfalz.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon: 34 Prajurit AS Cedera Otak Akibat Serangan Iran di Iraq
Tulisan selanjutnya Pemilik DC Solar yang Bikin Warren Buffett Rugi Mengaku Praktikkan Skema Ponzi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?