Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Covid-19 Nama Resmi Penyakit Akibat Coronavirus di Wuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2020 19:49 7:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2020 19:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa nama resmi untuk penyakit yang diakibatkan coronavirus strain baru yang pertama muncul di Wuhan adalah Covid-19.

“Kita sekarang memiliki nama untuk penyakit tersebut yaitu Covid-19,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada para reporter di Jenewa seperti dikutip BBC Selasa (11/2/2020).

Kata coronavirus merujuk pada kelompok virus tersebut dan bukan strain-nya. Virusnya sendiri, yang sementara sempat disebut sebagai 2019-nCoV, telah ditetapkan namanya SARS-CoV-2 oleh International Committee on Taxonomy of Viruses.

Para peneliti menyeru agar coronavirus strain baru itu diberi nama guna menghindari kebingungan dan stigmatisasi terhadap satu kelompok atau negara.

“Kami harus menemukan nama yang tidak merujuk pada lokasi geografis, nama hewan, individu atau sekelompok orang, serta harus mudah diucapkan dan menunjuk pada penyakit tersebut,” kata kepala WHO itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menentukan nama penting guna mencegah penggunaan nama lain yang bisa jadi justru tidak akurat atau menimbulkan stigma. Penamaan itu juga memberikan kita format standar untuk digunakan pada wabah coronavirus lain di masa mendatang,” imbuhnya.

Nama Covid-19 diambil dari kata “corona”, “virus” dan “disease”, serta tahun 2019 yang menunjukkan tahun pertama kali wabah itu muncul dan diketahui. Wabah coronavirus teranyar ini resmi dilaporkan ke WHO pada 31 Desember 2019.

Sebutan “coronavirus” sendiri menunjukkan bahwa virus yang menjadi bibit penyakit tersebut memiliki semacam corona di bagian terluar badan virus. Corona merupakan bahasa Latin yang artinya mahkota. Kata corona juga dipakai dalam istilah solar corona untuk menyebut halo atau semacam cahaya yang berpendar di sekeliling matahari dan kelihatan seolah mahkota pada matahari. Virus lain bentuknya ada yang tidak memiliki “corona”.

Bibit penyakit yang tergabung dalam kelompok coronavirus (CoV) antara lain coronavirus penyebab penyakit SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19SARS-CoV-2
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi: Raja Saudi Transfer Uang ke Rekening Najib Setelah Perbincangan Pribadi di Riyadh
Tulisan selanjutnya Pengadilan Spanyol: Boleh Potong Gaji Karyawan yang Pakai Jam Kerja untuk Merokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?