Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taiwan Minta WHO Bedakan Hitungan Kasus Covid-19 Dengan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Februari 2020 19:37 7:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Februari 2020 19:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Taiwan hari Selasa (18/2/2020) mendesak agar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agak “tidak diculik China” dalam wabah coronavirus sebab wilayahnya merupakan negara terpisah dari China.

Taiwan melaporkan hanya terjadi 22 kasus di wilayahnya, sedangkan China menghadapi lebih dari 72.400 kasus, tetapi karena WHO menganggap pulau itu bagian dari China, maka Taiwan sama mendapat status “sangat berisiko tinggi” dalam klasifikasi wabah Covid-19.

“Taiwan bukan diperintah oleh China dan seharusnya tentu saja tidak dilabeli sebagai daerah terinfeksi,” kata jubir Kementerian Luar Negeri Taiwan Joanne Ou dalam sebuah konferensi pers seperti dikutip Reuters.

“Kami mendesak WHO agar profesional dan netral: Lepas dari klaim China yang tak masuk akal. Jangan diculik oleh China,” ujar Ou.

Taipei sudah berperang kata dengan Beijing soal ditolaknya keanggotaan Taiwan dalam WHO disebabkan adanya keberatan dari China, yang menganggapnya sebagai bagian dari negara Republik Rakyat China. Beijing juga menjegal upaya keanggotaan Taiwan di berbagai organisasi internasional lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dijalankan secara demokratis, pemerintah Taiwan mengatakan wilayahnya adalah negara independen bernama resmi Republik China dan tidak pernah menjadi bagian negara Republik Rakyat China.

Negara-negara seperti El Salvador, Mongolia, Solomon Islands dan Vanuatu memberlakukan larangan kedatangan bagi pelancong yang sebelumnya mengunjungi Taiwan. Sementara maskapai penerbangan terbesar Taiwan terkena larangan masuk pesawat yang berasal dari China oleh Italia.

Ou mengatakan pemerintah Taipei berusaha terus mendesak Italia agar mengaktifkan kembali penerbangan-penerbangannya, seraya menambahkan bahwa WHO harus segera mengoreksi label salah yang diberikannya kepada Taiwan.

Taipei mengirim diplomat-diplomatnya ke berbagai negara guna membujuk diaktifkannya kembali penerbangan ke dan dari wilayahnya yang menjadi korban label WHO tersebut.

Dalam keberhasilan diplomasi yang bisa dibilang langka, Taiwan berhasil meyakinkan Vietnam dan Filipina untuk menormalisasi penerbangan di antara mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Evakuasi Coronavirus: Seribuan Penumpang dan Kru Kapal Pesiar Westerdam Mendarat di Kamboja
Tulisan selanjutnya Kokain 5 Ton yang Disita Aparat Costa Rica akan Dikirim ke Rotterdam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?