Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ber-Islam dengan Ber-Iqro

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Maret 2020 10:06 10:06 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Maret 2020 10:06
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

“BAYANGKAN bila Pak Jokowi tiba-tiba masuk ke masjid ini. Kira-kira bagaimana reaksi jamaah?”

Pertanyaan itu dilontarkan Ust Aqib Junaid, anggota Dewan Mudzakarah Hidayatullah saat berceramah selepas shalat magrib di Masjid Baitul Karim, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, jelang akhir Februari 2020.

Tanpa menunggu jawaban jamaah, Ust Aqib langsung melanjutkan ceramahnya. “Reaksi jamaah tentu sangat tergantung sejauh mana mereka mengenal Pak Jokowi.”

Maksudnya, jika jamaah tak tahu Pak Jokowi seorang presiden di Republik ini, maka reaksi mereka akan biasa-biasa saja, sama seperti ketika mereka melihat kebanyakan jamaah lainnya. Jika mereka tahu namun tak kenal wajahnya, maka reaksi mereka juga akan biasa-biasa saja.

Tapi, bila mereka tahu, kenal, bahkan paham seperti apa kekuasaan seorang presiden di Republik ini, maka tentu sikap mereka akan sangat berbeda. Boleh jadi ada yang berdiri dan menyalami Sang Presiden. Boleh jadi juga ada yang mempersilahkan Pak Jokowi untuk shalat di shaf terdepan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Rupanya, penjelasan itu disampaikan Ust Aqib untuk memberikan analogi mengapa banyak manusia yang telah mengucapkan Kalimat Syahadat, namun tetap ingkar kepada Tuhannya. Itu semua terjadi karena mereka tak tahu siapa Tuhannya.

Boleh jadi mereka sebetulnya tahu, tapi tidak mengenal siapa Tuhannya. Bahkan boleh jadi juga mereka mengenal, namun tak mengimaninya.

Karena itulah, agar reaksi manusia benar terhadap Allah Ta’ala, maka manusia harus betul-betul tahu siapa Rabb-nya, mengenal siapa Rabb-nya, lalu mengimani semua tentang Rabb-nya.

Dan, sebab itu pula, ungkap Aqib, rangkaian ayat al-Qur’an yang pertama diturunkan oleh Allah Ta’ala, tidak bicara soal Kalimat Syahadat. Tak ada perintah bersyahadat pada 5 ayat pertama surat al-‘Alaq. Yang ada justru perintah untuk ber-iqro.

Bukan berarti perintah Syahadat tidak penting. Bukan pula berarti perintah Syahadat tidak utama. Justru Syahadat adalah pintu masuk seseorang menjadi Muslim. Semua kebaikan seseorang akan percuma di mata Allah Ta’ala manakala ia tak bersyahadat.

Namun, perintah ber-iqro akan mengantarkan manusia bersyahadat secara benar. Perintah ber-iqro akan menyadarkan manusia memahami siapa Tuhannya dan bagaimana posisi dia di hadapan Tuhannya.

Jika manusia sudah mengenal Sang Khaliq, maka mudah sekali ia untuk bersyahadat. Andai ia dilarang sekalipun, bahkan diancam agar tidak mengucapkan Syahadat, maka manusia yang sudah mengimani Rabb-nya tak akan peduli dengan larangan dan ancaman itu.

Semoga kita semua telah menjadi Muslim yang ber-iqro, bukan sekadar ber-Syahadat. Wallahu a’lam.* Mahladi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AllahImanIqroislamMuslimRabbsyahadat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kongres Umat Islam Dukung RUU Ketahanan Keluarga
Tulisan selanjutnya Raja Melantik Muhyiddin Sebagai PM Malaysia Ke-8

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?