Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Mempengaruhi Biaya Hidup di Sejumlah Kota

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2020 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2020 18:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hongkong, Singapura dan Osaka baru saja diperingkat sebagai kota-kota paling mahal di dunia untuk ditinggali.

Namun, mungkin sekarang tidak lagi demikian disebabkan dampak wabah coronavirus.

Kota-kota yang memperoleh sebagian besarnya dari pariwisata akan menjadi murah sebab perekonomian mereka menyusut dan harga-harga terdorong turun.

Ini merupakan salah satu prediksi yang dibuat oleh Economist Intelligence Unit (EIU), yang melacak biaya hidup di berbagai daerah di dunia.

Worldwide Cost of Living Survey untuk tahun 2020 disusun EIU pada bulan November 2019, sebelum coronavirus menjadi pandemi. Survei selanjutnya yang dibuat EIU bisa jadi tampak sangat berbeda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dampak coronavirus mengguncang perekonomian dunia, dengan industri perjalanan dan pariwisata terpukul paling keras. Hong Kong dan Singapura adalah dua kota yang kemungkinan mengalami penurunan pendapatan sebab aktivitas yang berkaitan dengan pariwisata dan permintaan akan akomodasi dan restoran menurun tajam. Melemahnya permintaan ini dapat mendorong harg-hargaturun, menjadikan kota-kota tersebut lebih murah bagi penduduknya.

EIU menampakkan Osaka mengalahkan Paris dari peringkat tiga teratas kota termahal sebab penguatan yen menjadikan kota terbesar ketiga di Jepang itu semakin mahal untuk ditinggali.

Para peneliti melihat lebih dri 400 harga dari 160 produk dan jasa, termasuk kendaraan dan barang elektronik yang mengalami gangguan suplai di China.

Sementara industri otomotif terdampak parah dengan ditutupnya pabrik pada bulan Januari dan Februari, produksi kembali pulih secara bertahap ke kondisi sebelum wabah coronavirus. Ini dapat mengkibatkan harga kendaraan sebab produsen dan dealer kelebihan stok.

“Begitu permintaan mulai kembali, kami memperkirakan harga kendaraan akan lebih rendah, bukan lebih tinggi, sebab produsen dan dealer kendaraan berusaha meraih kembali pendapatannya yang luput. Di negara atau daerah di mana otomotif merupakan industri yang penting, subsidi ikut menurunkan harga,” kata Ana Nicholls, direktur industru di EIU, seperti dilansir BBC Rabu (17/3/2020).

Konsumen kemungkinan akan beralih ke merek mobil yang memiliki rantai suplai lebih kuat dan tidak banyak gangguan, imbuhnya.

EIU juga memperkirakan biaya hidup di sejumlah kota mungkin aan naik sebab kebijakan-kebijakan untuk meredam penyebaran virus menyebabkan bisnis melonjak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Tunda Muktamar Demi Kemaslahatan dan Keselamatan
Tulisan selanjutnya Pakar Kesehatan India: Obat Coronavirus Guru Yoga Baba Ramdev Membodohi Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?