Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Indahnya Kisah Para Ulama Menutup Usia

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Maret 2020 13:28 1:28 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Maret 2020 13:30
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com | BETAPA kematian seringkali datang tiba-tiba, tanpa menentukan masa, menyentak yang terlena, mengingatkan bagi yang tak kunjung sedia. Saat kematian tiba;

لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tak dapat di akhirkan, juga tak kuasa di undurkan.

Betapa banyak yang berlari dari kematian, namun pada akhirnya kematian tetap mendapatinya dalam ketidak siapan.

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh……..…” (QS. An-Nisaa: 78)

Mati sejatinya kenikmatan bagi yang mempersiapkan, jalan para perindu untuk bertemu dengan Tuhan, satu momen yang telah lama dinanti-nantikan.  Tapi bagi pelaku kemaksiatan, ia bukanlah jalan pulang, kematian justru menakutkan, tak ada bekalan dan persiapan, lalu bagaimana mungkin ingin bertemu Tuhan dalam kondisi demikian.

Belajar bagaimana para ulama menutup kematian dengan penuh keindahan. Abu Zur’ah Ar Raziy misalnya bagaimana ia menutup kisahnya yang indah. Kematian menyapa beliau tepat setelah ia membaca sebuah hadits;

من كان آخر كلامه من الدنيا لاإله إلاالله دخل الجنة

Barang siapa yang akhir ucapannya di dunia “laa ilaaha illa llah” maka dia masuk Syurga”.

Bukankah Ibnu Rajab Al hambali yang terkenal itu wafat saat beliau menulis syarah dari Shahih al Bukhary. Beliau wafat tepat saat ia goreskan penanya di bab “Janaaiz” (jenazah).

Siapa yang tak mengenal Ibnu Hajar al Asqalany, dalam kondisi apa beliau menutup usia? Beliau tutup kisah indahnya saat membaca ayat dalam Al-Qur’an;

سلام قولاً من رب الرحيم

Dikatakan kepada mereka para penghuni Syurga : “Salam (keselamatan)”, sebagai ucapan dari Rabb yang Maha Penyayang.

Syeikh Muhammad al Amiin Asy Syinqithy,  diwafatkan Allah dengan indah saat menulis sebuah Tafsir Adhwaaul Bayaan. Pena beliau berakhir pada ayat, أولئك حزب الله ألا إن حزب الله هم المفلحون

“Mereka itu adalah golongan Allah, Sungguh hanya golongan Allah yang beruntung..

Syeikh Muhammad Muhtaar asy syinqity, menutup kisahnya tepat setelah mengajarkan ; باب فضل الموت والدفن فى المدينة

(Bab keutamaan wafat dan dimakamkan di madinah) Ibnu Taimiyah yang terkenal itu, ia tutup kisah indahnya dengan membaca ayat,

إن المتقين في جنات ونهر في مقعد صدق عند مليك مقتدر

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai, di tempat yang disenangi di sisi Rabb yang berkuasa.”

Menyaksikan betapa indah para ulama menutup usianya maka benarlah sabda Rasullah ﷺ;

يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ

“Setiap hamba akan dibangkitkan berdasarkan kondisi meninggalnya.” (HR Muslim no 2878)

Berkata Al-Munaawi :

أَيْ يَمُوْتُ عَلَى مَا عَاشَ عَلَيْهِ وَيُبْعَثُ عَلَى ذَلِكَ

“Yaitu ia meninggal di atas kehidupan yang biasa ia jalani dan ia dibangkitkan juga di atas hal itu.” (‘At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shogiir’ 2/859)

Pemahaman akan kondisi kebangkitanlah yang membuat mereka siap sedia menjamu kematian setiap saat.  Karenanya, Muhammad Rasyid Ridha menyambut kematiannya dengan menyelesaikan tafsir surah Yusuf yang berbunyi;

رَبِّ قَدۡ اٰتَیۡتَنِیۡ مِنَ الۡمُلۡکِ وَ عَلَّمۡتَنِیۡ مِنۡ تَاۡوِیۡلِ الۡاَحَادِیۡثِ ۚ فَاطِرَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ ۟ اَنۡتَ وَلِیّٖ فِی الدُّنۡیَا وَ الۡاٰخِرَۃِ ۚ تَوَفَّنِیۡ مُسۡلِمًا وَّ اَلۡحِقۡنِیۡ بِالصّٰلِحِیۡنَ

“Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian takwil mimpi. (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang yang shaleh.”

Kematian mengintai setiap orang, tak pedulia ia sedia atau tidak. Apa pun kondisinya kematian tetap mendatanginya, maka ulama salaf pun berkata; كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا

“Cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat.”*/Naser Muhammad

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kematianmeninggalulamawafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Walah! Agen Rahasia Mossad Salah Beli Alat Deteksi Corona
Tulisan selanjutnya Cegah Corona, Forkopimda dan Tokoh Agama Depok Larang Sementara Ibadah Berjamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?