Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rumah Sakit Siaga Karena 150 Pangeran Saudi Dilaporkan Positif Covid-19

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 10 April 2020 08:21 8:21 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 10 April 2020 08:21
Bagikan
Raja Salman dan Pangeran Mohammad (MBS)
Bagikan

Hidayatullah.com – RUMAH sakit elit Arab Saudi, yang merawat anggota keluarga kerajaan disiagakan ketika  banyak bangsawan kerajaan klan Al Saud yang terinfeksi COVID-19. Sebanyak 150 bangsawan di kerajaan tersebut dilaporkan positif Covid-19, demikian laporan New York Times.

Bangsawan tertinggi yang terinfeksi sejauh ini ialah Pangeran Faisal Bin Bandar Bin Abdulaziz Al Saud – gubernur ibukota Riyadh yang saat ini berumur 70an. Dia dikatakan berada dalam perawatan intensif setelah terinfeksi Covid-19. Beberapa puluh anggota kerajaan lain juga jatuh sakit, lanjut laporan itu.

Para dokter di Rumah Sakit Spesialis elit King Faisal sedang “siaga tinggi” menurut sebuah memo internal yang dikirim secara elektronik pada Selasa kepada para dokter senior dan kemudian diperoleh New York Times. Kondisi “siaga tinggi” berarti rumah sakit tersebut sedang mempersiapkan 500 kasur untuk kemungkinan masuknya pasien VIP.

Memo internal mengatakan bahwa jumlah bangsawan yang dapat dibawa untuk perawatan intensif tidak diketahui tetapi tetap berisi instruksi untuk membawa semua pasien kronis “ASAP atau secepatnya” dan menambahkan bahwa hanya “kasus mendesak utama” yang akan diterima.

Raja Salman yang berusia 84 tahun diperkirakan telah mengasingkan diri di sebuah pulau dekat kota Jeddah di Laut Merah sementara Putra Mahkota Mohamed Bin Salman telah mengamankan diri ke tempat terpencil yang sama di pantai yang sama, dengan para menterinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyebaran virus ke “tempat suci” keluarga kerajaan kemungkinan akan menimbulkan masalah serius bagi Riyadh. “Jika itu menjangkau keluarga, maka itu menjadi masalah yang mendesak,” kata Kristian Coates Ulrichsen, seorang profesor di Universitas Rice yang mempelajari kerajaan Arab Saudi.

Ada ribuan pangeran Saudi. Banyak yang bepergian secara rutin ke Eropa dan beberapa di antaranya diyakini telah tertular virus di luar negeri dan membawanya kembali ke Arab Saudi, kata laporan itu.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mencatat 147 kasus baru pada hari Selasa, sehingga totalnya menjadi 2.752. Pada hari yang sama menteri kesehatan kerajaan memperingatkan bahwa jumlah kasus COVID-19 di negara itu dapat mencapai 200.000 dalam beberapa minggu mendatang.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBangsawanPangeranRaja Salman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Malaysia Ini Puji Akhlak Pasien Anggota Jamaah Tabligh
Tulisan selanjutnya Soekarno dan Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?