Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Menengok Dapur Rasulullah ﷺ

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 2 Juni 2020 09:34 9:34 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 2 Juni 2020 09:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | “TIDAKLAH aku kenyang karena makanan melainkan aku ingin menangis,” kata Aisyah.

Masruq bertanya, “Mengapa begitu?”

“Aku teringat kondisi Rasulullah  ﷺ saat meninggal dunia. Demi  Allah, beliau tidak pernah kenyang karena makan roti dan daging sebanyak dua kali dalam sehari”

Masya Allah. Rasulullah ﷺ  adalah junjungan kita semua. Tapi perutnya tak pernah merasakan kenyang. Bukan Karena “perut kadut”: berapapun makanan yang masuk tak merasa kenyang. Melainkan benar benar tidak ada yang dimakan.

Cerita di atas ada di dalam kitab Syarah Syamail karya Syaikh Abdurazak bin Abdul Muchsin Al-Badrun Badr. Menurut Syaikh ini cerita itu dhaif. Namun bahwa Rasulullah ﷺ sering kelaparan dikuatkan perawi yang lain.

Baca Juga

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

Imam Bukhari misalnya meriwayatkan, “Keluarga Muhammad tidak pernah merasakan kenyang dua hari berturut turut karena makan roti gandum. Hingga beliau wafat.”

Imam Tirmidzi juga menceritakan, “Rasulullah ﷺ dan keluarganya seringkali bermalam tanpa tersedia makanan malam (di rumah mereka). Sedang kebanyàkan roti yang mereka miliki hanyalah roti gandum.”

Roti itupun dari gandum yang kasar. “Beliau tak pernah makan roti dari gandum yang ditumbuk sampai halus hingga beliau wafat,” kata Imam Bukhari. Roti yang baik tentu berasal dari tepung yang halus.

Bukan tak mampu beli gandum yang bagus. Melainkan beliau selalu mendahulukan kepentingan umatnya. Bila beliau memiliki sesuatu langsung dibagikan kepada orang lain.

Anas bin Malik, pembantu Rasulullah ﷺ ini bercerita,  “Suatu ketika  Rasulullah ﷺ dihadiahi kurma. Kemudian beliau membagikannya dengan satu keranjang (kepada orang yang membutuhkan). Setelah semua kurma terbagi, beliau makan dengan duduk yang tampak lemas. Aku mengetahui saat itu, beliau benar benar lapar.” HR. Ahmad.

Nah, bagaimana dengan kita?*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dapur RasulullahKenyang RasulullahLapar RasulullahMakan RasulullahMuhammadrasulullahsejarahsirahsirah nabawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JK: Kapasitas Masjid 40 Persen saat Pemberlakuan Normal Baru
Tulisan selanjutnya Pemerintah RI Putuskan Tidak Berangkatkan Jamaah Haji Tahun 1441H Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah

Berita
27 Juli 2026 13:00
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
KUII VIII Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah dan Penguatan Peran Umat Islam
Bakar Dua Masjid, Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Picu Kerusuhan di Tepi Barat
MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

Terbaru

  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?