Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Pertanyaan Karena Iman

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 7 Juni 2020 14:18 2:18 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 7 Juni 2020 14:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Pada suatu ketika, Nabi Ibrahim Alaihissalam (AS) meminta kepada Allah Taala sesuatu yang tidak masuk akal. Ya Tuhanku, katanya, Perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang yang telah mati? (Al-Baqarah [2] ayat 260).

Permintaan Ibrahim AS ini terkesan seolah ia belum yakin bahwa Allah Maha Kuasa. Padahal tidak! Dalam lanjutan ayat tersebut diceritakan bahwa Allah Taala bertanya kepada Ibrahim AS setelah Ibrahim AS mengajukan permintaan tadi.

“Belum percayakah engkau (wahai Ibrahim)?”

“Aku percaya, kata Ibrahim AS. Tetapi (aku meminta) agar hatiku tenang (mantap).

Dari cara Ibrahim AS meminta, sebenarnya terlihat jelas bahwa ia telah mengimani Allah Taala. Ibrahim AS tidak bertanya, Apakah Engkau bisa menghidupkan orang yang telah mati? Atau, Buktikan kepadaku apakah Engkau sanggup menghidupkan orang yang mati? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini jelas dilontarkan oleh orang-orang yang ragu.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Tapi pertanyaan Ibrahim AS berbeda. Ia sekadar ingin melihat bagaimana Allah Taala menghidupkan kembali orang yang telah mati. Jika ia telah melihat dengan mata kepala sendiri, maka terobatilah rasa penasarannya. Ia menjadi ainul yaqin, yakni fase keyakinan yang lebih dari sekadar karena ilmu.

Apalagi sebelumnya, Ibrahim AS telah berdialog dengan Raja Namrud. Dalam dialog itu Ibrahim berkata, Tuhanku adalah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan.  Lalu, Namrud menimpali dengan sombongnya, “Aku pun bisa menghidupkan dan mematikan.”

Dalam lanjutan surat Al-Baqarah [2] ayat 260 diceritakan bahwa Allah Taala mengabulkan permintaan Ibrahim AS. Dijelaskan dalam tafsir Ibnu Katsir tentang ayat ini bahwa Allah Ta’ala meminta Ibrahim untuk mengambil empat ekor burung dan mencincangnya. Setelah itu, Allah Ta’ala memerintahkan Ibrahim AS meletakkan masing-masing bangkai burung itu ke bukit-bukit yang berbeda. Kemudian Allah Ta’ala meminta Ibrahim AS memanggil kembali burung-burung itu.

Sungguh ajaib, bulu-bulu burung-burung itu berterbangan ke arah bulu-bulunya, darah berterbangan ke arah darahnya, dan daging berterbangan ke arah dagingnya. Masing-masing bagian dari masing-masing burung bersatu dengan bagian lainnya, hingga masing-masing burung bangkit seperti semula, lalu datang kepada Ibrahim dengan berlari.

Demikianlah bila Allah Ta’ala telah berkehendak, tak ada yang bisa mencegahnya. Peristiwa menakjubkan ini menambah kuat keyakinan Ibrahim AS kepada Tuhannya. Semakin bertambah tenang hatinya, dan kian mantap jiwanya.

Memang, keyakinan itu adakalanya perlu ditambahkuatkan dengan fakta-fakta yang terpapar di depan mata. Para Nabi dan Rasul tentu saja berbeda dengan kita. Mereka mendapat keutamaan dari Allah Taala berupa mukjizat.

Namun bukan berarti kita tak bisa melihat ke-Maha Besar-an Allah Ta’ala. Banyak sekali fenomena alam yang terkuak satu per satu sebagai bukti kebenaran al-Quran. Semua itu bisa kita lihat jika kita mau belajar dan berfikir, tidak dengan keangkuhan dan kesombongan, melainkan dengan kerendahan hati dan rasa berserah diri sebagai mana Ibrahim AS kepada Rabbnya.

Namun, pada akhirnya, adalah hak Allah Ta’ala untuk memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. */Mahladi Murni

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IhsanImanislamoase imanPertanyaaan Iman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rafli Harun: Penguasa Korup Melanggar Ideologi Negara Pancasila
Tulisan selanjutnya Dinilai Menghasut, Ilmuwan Minta Menghapus Unggahan Donald Trump yang Menghasut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?