Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Wabah Ebola Merebak di Republik Guinea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2014 00:11 12:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2014 22:05
Bagikan
Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Wabah Ebola kembali merebak, kali ini telah membunuh 59 orang di Republik Guinea dan sudah mencapai ibukota Conakry.

Unicef mengatakan, demam disertai pendarahan itu menyebar dengan cepat dari wilayah selatan Guinea, ratusan kilometer jauhnya.

Hingga saat ini sedikitnya 59 dari 80 orang yang terinfeksi virus Ebola di negara Afrika Tengah itu telah meninggal dunia,” kata Unicef dalam pernyataannya dikutip AFP.

“Beberapa hari terakhir demam berdarah mematikan itu telah menyebar cepat dari masyarakat di Macenta, Gueckedou dan Kissidougou ke ibukota Conakry,” kata Unicef.

Sedikitnya 3 korban keganasan virus itu adalah anak-anak.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Kami mendapatkan hasil pertama dari Lyon kemarin yang menginformasikan bahwa kehadiran virus Ebola adalah penyebab wabah ini,” kata pejabat kementerian kesehatan Sakoba Keita kepada AFP Sabtu (22/3/2014).

Menurut WHO, wabah Ebola pertama kali muncul di desa-desa pedalaman Afrika Barat dan Tengah dekat hutan hujan tropis.

Gejala dari penyakit itu berupa diare dan muntah-muntah disertai pendarahan di luar dan dalam tubuh.Wabah Ebola pertama diyakini imuncul tahun 1976 di Republik Demokratik Kongo.

Beberapa tahun terakhir wabah Ebola dilaporkan terjadi di Uganda dan Republik Demokratik Kongo.

Analis mengatakan, menurut catatan tidak pernah ada wabah Ebola di Republik Guinea sebelumnya.

Organisasi kemanusian Medecins Sans Frontieres (Dokter Tanpa Batas) hari Sabtu mengatakan akan memperkuat timnya di Guinea dan mendatangkan 33 ton obat-obatan serta perlengkapan isolasi dari Belgia dan Prancis.

Menurut WHO, virus Ebola menjangkiti populasi manusia melalui kontak dengan hewan-hewan yang terinfeksi seperti simpanse, gorila, kelalawar buah, monyet, antelope hutan dan landak.

Ebola sangat mematikan, sebab tingkat kematiannya mencapai 90% di kalangan orang yang terinfeksi virus tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesan Politikus: Kalah Menang Pemilu, Tetap Jaga Silaturahim
Tulisan selanjutnya Kardinal Pell Bantah Terlibat Diskusi Ganti Rugi Korban Pelecehan Seksual Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?