Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Benturan Dua Jalan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2020 15:17 3:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2020 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SEBELUM menciptakan manusia, Allah Ta’ala telah mengilhamkan kepada para malaikat bahwa Dia hendak menciptakan khalifah di muka bumi. Namun, khalifah yang hendak Dia ciptakan ini kelak mampu melakukan hal-hal yang diharamkan.

Mereka diberi pilihan apakah hendak menempuh jalan yang lurus atau jalan yang bengkok. Mereka, tulis Dr Hamid Ahmad Ath Thahir dalam bukunya Shahih Qashashil Quran (Kisah-kisah dalam al-Quran), mampu membedakan kedua jalan tersebut dan bisa memilih salah satu dari keduanya.

Ini berbeda dengan para malaikat. Mereka hanya diberi oleh Allah Ta’ala satu jalan saja. Mereka hanya beribadah kepada Allah Ta’ala dan tidak pernah mendahului perkataan-Nya.

Setelah menerima ilham dari Allah Ta’ala tentang manusia, para malaikat lalu bertanya, sebagaimana tertulis dalam al-Qur’an Surat Al Baqarah [2] ayat 30, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?”

Allah Ta’ala menjawab dalam ayat yang sama, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Setelah itu, sebagaimana dikisahkan dalam Hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, “Allah Ta’ala mengambil segenggam tanah dari seluruh bumi dan membasahinya sehingga lengket, membentuknya menjadi wujud manusia. Kemudian, untuk beberapa saat, Allah Ta’ala membiarkan Adam dalam wujudnya seperti itu.”

Saat itulah, sebagaimana dikisahkan pula dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, iblis datang mengelilingi Adam. Dilihatnya bentuk Adam yang berlubang di tengah. Tahulah dia bahwa Adam adalah mahluk yang tak dapat menahan diri.

Iblis kemudian berkata kepada Adam, “Kau diciptakan untuk suatu hal besar. Sungguh, jika aku diberi kuasa atasmu, aku pasti akan membinasakanmu,” (Riwayat Abu Yala dari Abu Hurairah).

Sejak itu iblis menaruh dengki kepada Adam. Rasa dengki tersebut diungkap iblis dalam dialognya dengan Allah Ta’ala sebagaimana tertulis dalam al-Qur’an Surat Shad [38] ayat 76, “Aku lebih baik dari dia karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.”

Karena rasa dengki inilah iblis tak mau bersujud kepada Adam ketika Allah Ta’ala menyuruhnya sujud. Ini berbeda dengan malaikat yang mematuhi perintah Allah Ta’ala, terlebih setelah mengetahui kelebihan dan kemuliaan Adam dibanding diri mereka. Adam telah mengajari para malaikat atas perintah Allah Ta’ala nama-nama segala benda layaknya guru mengajari murid.

Allah Ta’ala lalu berkata kepada iblis, sebagaimana tertulis dalam al-Qur’an Surat Al-A’raf [7] ayat 13, “Maka turunlah kamu darinya (surga), karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina.”

Dalam surat lain, Allah Ta’ala berfirman, “Keluarlah dari surga karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari Kiamat,” (Al Hijr [15]: 34-35).

Mendapati hal ini, iblis justru menantang Adam lewat permohonannya kepada Allah Ta’ala, “Ya Tuhanku, (kalau begitu) berilah aku penangguhan sampai hari (manusia) dibangkitkan,” (Al Hijr [15]: 36).

Allah Ta’ala mengabulkan permintaan iblis. Setelah itu, iblis yang telah dikuasai rasa dengki berkata, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka (Adam dan anak keturunannya) dari jalan-Mu yang lurus, kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, belakang, kanan, dan kiri mereka. Dan Engkau tak akan mendapati kebanyakan dari mereka bersyukur,” (Al A’raf [7]: 16-17).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga berkata tentang apa yang akan dilakukan iblis terhadap manusia. “Sungguh, setan itu duduk di seluruh jalanan anak Adam. Dia duduk untuk menghalangi jalan Islam,” (Riwayat Sabrah bin Abu Faqih).

Kemudian Allah Ta’ala berfirman, “… barangsiapa di antara mereka (manusia) ada yang mengikutimu (iblis), pasti akan Aku isi neraka Jahanam dengan kamu semua,” (Al-A’raf [7]: 18).

Korban pertama tipu daya iblis adalah Adam. Ia dan istrinya, Hawa, memakan buah terlarang. Allah Ta’ala mengingatkan Adam, “Bukankah Aku telah melarangmu dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” (Al A’raf [7]: 23).

قَالَ ٱهْبِطُوا۟ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٍ

“Turunlah kamu! Kamu akan saling bermusuhan satu sama lain. Bumi adalah tempat kediaman dan kesenanganmu sampai waktu yang telah ditentukan.” (Al A’raf [7]: 24).

Inilah takdir yang telah ditetapkan secara khusus oleh Allah Ta’ala kepada Adam. Tentu saja yang Allah Ta’ala takdirkan bukanlah soal kemaksiatan yang dilakukan Adam, melainkan musibah ketika Adam diturunkan ke muka bumi. Allah Ta’ala sengaja membentangkan bumi dengan segala isinya untuk Adam dan keturunannya.

Pada saat yang sama, di muka bumi akan ada kebathilan dan kebenaran, yakni orang yang meniti jalan bengkok dan jalan lurus. Akan ada pula benturan dua jalan tersebut, bahkan pertumpahan darah antara pejuang kebathilan dan pejuang kebenaran. Ini semua sudah menjadi ketentuan Allah Ta’ala. Wallahu a’lam.*/Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bathilhaqibliskebatilankebenaranNabi Adam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tingkatan Ulama Hadits
Tulisan selanjutnya Silaturahim Penggagas Musawarah ke NPC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?