Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menantu Usama bin Ladin Dinyatakan Bersalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Maret 2014 21:22 9:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2014 21:22
Bagikan
Sulaiman Abu Ghaith, menantu Usama bin Ladin dan Khalid Sheikh Muhammad (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com—Juri memvonis bersalah menantu Usamah bin Ladin, Sulaiman Abu Ghaith, dalam kasus terkait terorisme di pengadilan New York, Amerika Serikat.

Vonis hari Rabu (25/3/2014) itu dikeluarkan juri setelah berunding selama 5 jam. Juri menyatakan Abu Ghaith bersalah dalam 3 dakwaan, yaitu konspirasi untuk membunuh rakyat Amerika, konspirasi mendukung Al-Qaida dan memberikan dukungan kepada Al-Qaida.

“Dia tidak sekedar menteri propaganda Usama bin Ladin,” kata Preet Bharara jaksa penuntut AS dikutip Aljazeera. Jaksa menuding Abu Ghaith menggunakan posisinya untuk membujuk orang bersumpah setia kepada Al-Qaida untuk membunuh lebih banyak lagi orang Amerika.

Pengacara pembela Abu Ghaith, Stanley Cohen, ketika keluar dari pengadilan mengatakan akan mengajukan banding.

Ketika ditanya tentang kliennya Cohen berkata, “Dia sangat tabah. Dia tenang. Dia yakin ini bukanlah akhir melainkan sebuah permulaan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aljazeera menanyakan pendapat senator John McCain soal persidangan Abu Ghaith dan tersangka 9/11 lainnya. “Prosesnya sangat lambat,” kata McCain, yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden AS dari Partai Republik tahun 2008 tetapi kalah dari capres Demokrat Barack Obama.

“Kami telah mengatakan bahwa temuan-temuan dalam sidang itu harus berlangsung di pengadilan militer dan itu mengapa kita punya sebuah ruang sidang di Guantanamo,” imbuh McCain.

Dia memperkirakan persidangan kasus Abu Ghaith masih akan berlanjut hingga beberapa tahun ke depan, baik itu dilakukan di pengadilan New York atau di Guantanamo.

Abu Ghaith ditangkap di Yordania tahun 2013, kemudian diterbangkan ke New York. Dia aktif hadir dalam persidangannya, ikut mendengarkan kesaksian para saksi dan argumentasi dalam persidangan melalui headphone yang dihubungkan dengan seorang penerjemah bahasa Arab.

Hukuman untuk Abu Ghaith akan diputuskan hakim pada 8 September mendatang. Dakwaan terhadap Abu Ghaith memungkin dirinya mendapat hukuman penjara seumur hidup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MILF dan Presiden Filipina Tandatangani Perjanjian Perdamaian
Tulisan selanjutnya Hak dan Kedudukan Wanita dalam Islam menurut Syeikh Salman Al Audah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?