Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Renovasi Makam Berusia 1.700 Tahun di Afrin Suriah Setelah Membebaskannya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2020 13:33 1:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2020 12:38
Bagikan
Direktorat Yayasan Regional Turki merenovasi situs bersejarah yang dirusak oleh kelompok teroris YPG / PKK di provinsi Afrin utara, Suriah, 12 Agustus 2020 (Foto Anadolu Agency)
Bagikan

Hidayatullah.com—Turki terus merenovasi makam Nabi Huri (Cyrrhus) yang berusia 1.700 tahun di Afrin, Suriah utara. Kabar ini disampai kanpihak berwenang setempat seperti dikutip dari Daily Sabah Rabu (12/8/2020).

Afrin, wilayah yang berada di seberang perbatasan selatan Turki, dibebaskan dari teroris Kurdi YPG/PKK selama Operasi “Olive Branch” pada tahun 2018 tetapi masih sering menjadi sasaran serangan oleh kelompok Kurdi tersebut.

Dalam dua tahun sejak itu, Turki telah berusaha untuk menghadirkan keamanan dan keadaan stabil bagi penduduk di daerah yang dibebaskan agar memungkinkan penduduk setempat untuk kembali ke rumah mereka. Terlepas dari sejumlah masalah yang masih ada, tapi hampir 350.000 warga sipil di kota Afrin sekarang hidup dalam lingkungan yang stabil dan aman.

Ankara terus menjaga aset budaya di daerah tersebut, dan pemugaran makam yang sedang dilakukan oleh Direktorat Regional Yayasan Provinsi Hatay, Turki selatan.

Pekerjaan renovasi yang dimulai sekitar enam bulan lalu dan rencananya akan selesai akhir tahun ini dikerjakan dengan cermat oleh tim ahli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Direktorat Jenderal Yayasan, makam yang terletak sekitar 10 kilometer (6 mil) dari perbatasan Turki itu berasal dari abad ketiga Masehi.

Turki telah lebih dari 30 tahun melakukan kampanye melawan Organisasi Teroris Kurdi PKK – yang terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.

Afrin telah menjadi benteng utama YPG/PKK sejak Juli 2012, ketika rezim Bashar Assad di Suriah meninggalkan kota itu kepada kelompok teroris tanpa melakukan perlawanan. Untuk mengakhiri penindasan terhadap penduduk setempat, Turki membersihkan wilayah teroris yang berafiliasi dengan PKK dengan 72 pesawat Turki yang menyerang sasaran menyusul pengumuman oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada 20 Januari 2018.

Pejabat Turki telah mengerahkan upaya keras untuk sepenuhnya menghapus semua jejak terorisme, memperkuat keamanan, memudahkan kembalinya warga sipil dan memulihkan rasa normalitas di wilayah tersebut. Amunisi dan artileri milik kelompok teror ditemukan dan dihancurkan. Selain itu, pekerjaan sedang berlangsung untuk mendeteksi dan menghancurkan ranjau dan alat peledak lainnya yang ditanam oleh teroris.

Menyusul perebutan pusat kota Afrin, tujuh dewan komunitas dibentuk untuk memungkinkan perwakilan demokratis masyarakat lokal dalam pemerintahan mereka. Dewan ini telah membantu warga di banyak bidang termasuk pertanian, industri, perdagangan, budaya, olahraga, kesehatan dan pendidikan dan memungkinkan normalisasi kehidupan sehari-hari.

Pendidikan dan kesehatan adalah dua bidang yang paling diperhatikan oleh Turki. Sejak operasi tersebut, Turki telah membangun kembali infrastruktur Afrin, serta lembaga kesehatan dan pendidikan. Sekolah sedang direnovasi dan rumah sakit sedang dibangun. Fasilitas medis lain dengan 100 tempat tidur dan 13 cabang operasi berbeda dioperasikan setelah Turki mendukung pemulihannya. Rumah sakit tersebut menawarkan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. Di sekolah-sekolah, kurikulum yang diberlakukan oleh kelompok teror dibatalkan dan kurikulum yang ditentukan oleh pemerintah sementara diterapkan, yang memungkinkan hingga 53.000 siswa untuk melanjutkan pendidikan mereka di seluruh wilayah.

Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi yang berhasil melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan memungkinkan penyelesaian damai oleh penduduk setempat: “Euphrates Shield” pada 2016, “Olive Branch” pada 2018, dan “Peace Spring” pada 2019.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrinPembebasan SuriahPKKsuriahTeroris KurdiTurkiYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UU CILAKA Membuat Pendidikan Jadi Liberal dan Mahal
Tulisan selanjutnya Perlukah Kita dengan New Normal?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?