Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penelitian: Senyawa Racun Lebah Madu Mampu Hancurkan 100 Persen Sel Kanker Payudara

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 2 September 2020 16:08 4:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 2 September 2020 16:08
Bagikan
Keajaiban Al-Quran Lebah
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah senyawa kuat yang diekstrak dari racun lebah madu dapat dengan cepat menghancurkan 100 persen sel kanker payudara yang agresif dengan kerusakan minimum pada sel normal. Penelitian terbaru ini tim peneliti Australia.

Dikutip laman Xinhua, kepala penelitian Dr. Ciara Duffy dari Harry Perkins Institute of Medical Research dan The University of Western Australia, mengatakan bahwa senyawa bernama melittin itu belum pernah diuji secara ekstensif perihal sifat antikankernya pada berbagai subtipe kanker payudara, termasuk kanker payudara triple negatif yang agresif.

“Belum pernah ada yang membandingkan efek racun lebah madu atau melittin di semua ragam subtipe kanker payudara dan sel normal,” ujar Duffy. “Kami menemukan bahwa baik racun lebah madu maupun melittin secara signifikan, selektif, dan cepat dapat mengurangi viabilitas kanker payudara triple negatif dan sel kanker payudara yang kelebihan (protein) HER2,” tambahnya.

Selain mampu membunuh sel kanker payudara dengan cepat, melittin juga menunjukkan efek luar biasa lainnya dalam menghentikan penyebaran kanker. Selain menghentikan penyebaran kanker, melittin meningkatkan efektivitas obat kemoterapi yang selama ini telah ada terhadap kanker.

“Kami mengamati bagaimana racun lebah madu dan melittin memengaruhi jalur pensinyalan kanker, pesan kimiawi yang fundamental bagi pertumbuhan dan reproduksi sel kanker, dan kami menemukan bahwa jalur pensinyalan ini dengan sangat cepat kemudian tertutup,” ujarnya. “Kami menemukan bahwa melittin dapat digunakan dengan molekul kecil atau kemoterapi, seperti (obat) doksetaksel, untuk mengobati jenis kanker payudara yang sangat agresif. Kombinasi antara melittin dan doksetaksel sangat efisien dalam mengurangi pertumbuhan tumor pada tikus.”

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Selanjutnya, para peneliti tersebut akan menilai metode yang optimal untuk pemberian melittin, serta tingkat toksisitas dan toleransi dosis maksimum dalam uji klinis. *

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kankerkanker payudaralebah madumadumellitinracun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IMS Bina dan Dampingi “Sahabat Tobat” Meniti Jalan Hijrah
Tulisan selanjutnya Menikmati Surga Dunia, sebelum ke Surga Akhirat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?